OJK: Reformasi Pasar Modal Dorong Transparansi dan Selaras Standar Global

OJK: Reformasi Pasar Modal Dorong Transparansi dan Selaras Standar Global

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pasar saham Indonesia kini semakin transparan dan kian selaras dengan standar global. Peningkatan transparansi tersebut dilakukan melalui sejumlah kebijakan yang menjadi bagian dari reformasi pasar modal.

OJK menyebut langkah itu diwujudkan antara lain lewat perluasan klasifikasi investor serta peningkatan batas minimum free float dari 7,5% menjadi 15%. Kebijakan-kebijakan tersebut termasuk dalam delapan rencana aksi percepatan reformasi pasar modal Indonesia yang diluncurkan beberapa waktu lalu.

Rangkaian langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari reformasi besar untuk memperkuat fondasi pasar modal nasional.

Ketua Umum Perkumpulan Analis Efek Indonesia (PAEI) David Sutyanto menilai kebijakan OJK bukan hanya tepat, tetapi juga strategis untuk mendorong kualitas pasar ke level yang lebih tinggi. Menurutnya, peningkatan transparansi dapat berdampak signifikan terhadap efisiensi pasar.

David menjelaskan, akses informasi yang lebih luas berpotensi mengurangi kesenjangan informasi (information asymmetry) di antara pelaku pasar, sehingga proses pembentukan harga dan pengambilan keputusan investasi dapat berlangsung lebih efisien.