Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan dirinya banyak belajar tentang kompleksitas dunia politik selama perjalanan sebagai politisi, terutama terkait pentingnya adaptasi dan fleksibilitas. Menurutnya, politik merupakan arena yang dinamis, di mana perubahan dapat terjadi dengan cepat dan tidak terduga.
“Dalam politik, kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan situasi baru dan merespons tantangan dengan bijak adalah kunci untuk bertahan dan sukses. Selain itu, penting untuk menjaga integritas dalam politik,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (11/9/2024).
Ia menekankan, meski politik kerap diwarnai kompromi, kepercayaan publik tetap menjadi modal utama. Bamsoet menyebut kepercayaan tersebut hanya dapat dibangun melalui integritas dan konsistensi dalam tindakan. Pernyataan itu disampaikannya usai tasyakuran ulang tahun ke-62 di Jakarta, Selasa malam (10/9).
Ketua DPR RI ke-20 itu juga menyampaikan pelajaran lain yang ia anggap penting, yakni mendengarkan dan memahami aspirasi masyarakat. Sebagai pemimpin, ia menilai keputusan yang diambil harus selalu mempertimbangkan kepentingan rakyat.
Bamsoet menambahkan, politik tidak semata-mata tentang meraih kekuasaan, tetapi juga mengenai bagaimana kekuasaan digunakan untuk kebaikan bersama.
“Saya merasa bersyukur atas setiap kesempatan dan tantangan yang pernah dihadapi hingga saat ini. Setiap pencapaian adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan dukungan dari banyak pihak. Namun, saya juga menyadari masih banyak tantangan di depan yang harus dihadapi,” kata Bamsoet.
Selaku Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI, Bamsoet menyatakan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara. Ia meyakini masa depan Indonesia ditentukan oleh kepemimpinan yang kuat dan visioner. Sebagai Ketua MPR, ia juga menyampaikan tekad memperkuat peran MPR dalam menjaga stabilitas politik serta mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Selain itu, Bamsoet menyoroti pentingnya regenerasi dalam politik. Ia mengajak generasi muda untuk aktif terlibat dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa, seraya menegaskan bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda yang perlu dibekali nilai-nilai kebangsaan dan semangat juang.
Dalam tasyakuran ulang tahun ke-62 Bamsoet, sejumlah tokoh turut hadir, antara lain Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PKB sekaligus Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, anggota DPR dari sejumlah fraksi, anggota DPD RI Yorrys Raweyai, mantan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, Ketua Umum Hipmi Akbar Himawan Buchari, Ketua Umum Gapensi Andi Rukman Nurdin, serta beberapa figur publik dan perwakilan organisasi.

