Banjir Jakarta dan Hoaks yang Pernah Beredar di Media Sosial, Ini Sejumlah Faktanya

Banjir Jakarta dan Hoaks yang Pernah Beredar di Media Sosial, Ini Sejumlah Faktanya

Banjir melanda DKI Jakarta pada Minggu, 8 Maret 2026, setelah hujan lebat yang turun sejak Sabtu, 7 Maret 2026. Di tengah kabar banjir tersebut, isu banjir Jakarta juga tercatat pernah menjadi sasaran hoaks yang beredar di media sosial.

Salah satu hoaks yang sempat beredar adalah video yang diklaim memperlihatkan warga terjebak banjir di dalam bus di kawasan Jakarta Selatan. Berdasarkan penelusuran, video tersebut disebut mengandung unsur kecerdasan buatan (AI) sebesar 64 persen.

Berikut sejumlah hoaks seputar banjir Jakarta yang pernah beredar di media sosial.

1. Klaim video warga terjebak banjir di dalam bus di Jakarta Selatan

Sebuah video yang diklaim memperlihatkan warga terjebak banjir di dalam bus di kawasan Jakarta Selatan diunggah oleh salah satu akun YouTube pada 22 Januari 2026. Video itu menampilkan sejumlah orang berada di dalam ruangan panjang dengan bangku berjejer menghadap ke depan dan tiang berwarna kuning.

Di dalam ruangan tersebut terlihat air menggenang di lantai. Cuplikan juga memperlihatkan air yang semakin masuk hingga mencapai bangku dan tampak bagian luar kendaraan. Dalam video tercantum tulisan, “Warga dah kejebak dalam bus. banjir hari ini jakarta selatan,” dengan keterangan unggahan “Ketika Bus Nekat Menerobos Banjir Jakarta.”

2. Klaim foto petugas menyiram tanaman saat banjir di Jakarta

Hoaks lain yang pernah beredar adalah foto yang diklaim menunjukkan seorang petugas menyiram tanaman saat banjir di Jakarta. Foto tersebut disebarkan oleh salah satu akun Facebook pada 10 November 2021.

Unggahan itu menampilkan tangkapan layar cuitan warganet yang memperlihatkan seorang petugas menyiram tanaman dari atas truk tangki saat hujan. Foto kemudian dikaitkan dengan narasi bahwa petugas tersebut menyiram tanaman ketika Jakarta dilanda banjir.

Dalam unggahan Facebook, terdapat narasi antara lain, “Lg hujan deras sampai banjir gini menyiram tanaman, ini ilmu apa pak? @aniesbaswedan” dan “Sableng bersama gabener Jakarta...”. Konten tersebut disebut telah menerima empat respons dari warganet.

Peredaran hoaks terkait banjir menunjukkan pentingnya kehati-hatian saat menerima dan membagikan informasi di media sosial, terutama ketika situasi darurat tengah berlangsung.