Sebuah klaim di media sosial menyebut Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi pernah menyebut Presiden Prabowo sebagai “pecundang”. Namun, hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak didukung informasi yang valid.
Penelusuran dilakukan dengan membuka akun resmi tvOne News di Instagram, @tvonenews. Ditemukan unggahan yang identik dengan konten yang beredar, tetapi narasi pada unggahan asli berbeda.
Dalam unggahan asli, tvOne News memuat narasi: “Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Menlu Iran: Pilih Gencatan Senjata atau Perang!” Unggahan tersebut disertai keterangan yang menyatakan Iran memperingatkan Amerika Serikat untuk memilih antara gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel.
Dalam narasi unggahan itu juga disebutkan pernyataan Abbas Araghchi di platform X pada Rabu (8/4), yang berbunyi bahwa syarat-syarat gencatan senjata Iran-AS jelas dan eksplisit, serta Amerika harus memilih antara gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel.
Selain informasi terkait pernyataan mengenai gencatan senjata tersebut, tidak ditemukan keterangan valid yang menyebut Abbas Araghchi mengeluarkan pernyataan tentang Presiden Prabowo, termasuk menyebutnya sebagai “pecundang”.

