Sebuah video yang beredar di Facebook menampilkan rekaman dari situs prakiraan cuaca disertai peringatan sebaran gas sulfur dioksida (SO2) di udara. Unggahan itu kemudian dilengkapi narasi imbauan yang menyebut sebaran SO2 “khusus untuk Pulau Jawa” serta meminta masyarakat menggunakan masker dan mengurangi aktivitas berlebihan, terutama bagi balita dan lansia.
Namun, berdasarkan informasi yang dilansir dari Kompas.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tidak mengeluarkan imbauan untuk memakai masker atau mengurangi aktivitas di luar rumah akibat konsentrasi SO2 di Pulau Jawa.
Peningkatan konsentrasi SO2 dikaitkan dengan erupsi Gunung Ruang yang mulai terjadi pada malam 16 April 2024. Erupsi tersebut meningkatkan konsentrasi SO2 dari kolom asap yang memanjang lebih dari 1.000 kilometer.
Adapun imbauan penggunaan masker ditujukan kepada warga di sekitar Gunung Ruang. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan atau keluhan dari warga terdampak erupsi Gunung Ruang yang terkait dengan paparan SO2.

