Sebuah video yang beredar di media sosial memuat klaim bahwa Dedi Mulyadi mengumumkan program “tebus motor murah” seharga Rp 400 ribu. Namun, hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak benar.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan, video tersebut dianalisis menggunakan perangkat pendeteksi AI melalui situs Hive Moderation. Hasilnya, video terdeteksi 11 persen merupakan buatan AI, sementara audionya menunjukkan 25,7 persen dihasilkan oleh AI.
Penelusuran lanjutan menggunakan google image menemukan bahwa cuplikan video yang beredar identik dengan unggahan Dedi Mulyadi di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, pada 11 Juli 2025.
Pada unggahan tersebut, Dedi Mulyadi membahas rencana pemasangan AC di sekolah-sekolah di Jawa Barat. Ia menyebut adanya pihak yang memberikan sumbangan AC dan berharap dukungan itu bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat.
“Tentunya sumbangan itu akan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Jawa Barat, yang 48-50 ruang kelasnya ber AC. Insyaalah nanti saya dan temen teman juga akan pasang pasang AC, insyaallah kalau kita kerja sama, gotong royong untuk kepentingan pendidikan, semua masalah akan selesai,” kata Dedi Mulyadi dalam unggahan tersebut.
Selain itu, Dedi juga terlihat mengajak sejumlah pelajar berbincang sebelum mereka berangkat ke sekolah. Ia menanyakan cita-cita para pelajar, lalu berpesan agar mereka rajin belajar, tetap semangat sekolah, dan tidak tawuran.
Tidak ditemukan pernyataan mengenai “tebus motor” seperti yang diklaim dalam video yang beredar. Dengan demikian, klaim bahwa Dedi Mulyadi mengumumkan tebus motor murah Rp 400 ribu dinyatakan tidak benar.

