Unggahan video di Facebook yang mengeklaim Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengumumkan program dana hibah dari Arab Saudi ramai beredar di media sosial. Video tersebut disertai narasi yang mengajak masyarakat segera menghubungi pihak tertentu agar bisa mendapatkan bantuan.
Hingga Selasa, 14 April 2026, unggahan itu tercatat telah ditonton lebih dari 119 ribu kali, mendapat 1.300 tanda suka, dibagikan 587 kali, serta memicu puluhan komentar. Penyebaran konten ini dinilai berpotensi menyesatkan masyarakat.
Berdasarkan penelusuran yang dimuat turnbackhoax.id, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo mengecek klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci terkait ke mesin pencari Google. Dari penelusuran itu, tidak ditemukan informasi maupun pemberitaan kredibel yang membenarkan adanya pengumuman program dana hibah seperti yang diklaim dalam video.
Tim Mafindo juga melakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan Google Lens terhadap potongan gambar dalam video. Analisis dengan alat pendeteksi AI TruthScan menunjukkan video tersebut memiliki probabilitas 92 persen sebagai hasil rekayasa kecerdasan buatan.
Selain memeriksa konten video, tim pemeriksa fakta turut menelusuri nomor WhatsApp yang dicantumkan dalam unggahan. Nomor itu mengarahkan pengguna untuk mengisi formulir yang meminta data pribadi, termasuk nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.
Dalam prosesnya, pengguna juga diminta memasukkan kode verifikasi untuk mengakses akun Telegram. Permintaan semacam ini berisiko disalahgunakan dan mengarah pada modus penipuan digital serta pencurian data pribadi.
Dengan temuan tersebut, klaim “Gibran umumkan program dana hibah dari Arab Saudi” dinyatakan sebagai konten yang dimanipulasi (manipulated content). Masyarakat diimbau memverifikasi informasi melalui sumber resmi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

