Cek Fakta: Video Mentan Amran Disebut Umumkan Bantuan Modal Usaha, Klaim Tidak Terbukti

Cek Fakta: Video Mentan Amran Disebut Umumkan Bantuan Modal Usaha, Klaim Tidak Terbukti

Sebuah video yang menampilkan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman beredar dengan klaim bahwa ia mengumumkan adanya bantuan dana untuk modal usaha. Namun, hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak benar.

Berdasarkan penelusuran menggunakan Google Image, video yang diklaim berisi pengumuman bantuan dana itu identik dengan rekaman kegiatan Mentan Amran saat memberikan keterangan pers di Jakarta pada 20 November 2025. Rekaman tersebut juga ditayangkan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam keterangan persnya, Amran menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 20 November 2025. Amran menyampaikan hasil ratas terkait perkembangan ketahanan pangan nasional serta capaian dan rencana strategis sektor pangan dan peternakan.

Amran menyampaikan laporan mengenai perkembangan pangan, khususnya beras. “Kami laporkan tentang perkembangan pangan khusus untuk beras, pangan kita khusus beras. Insyaallah, insyaallah tanggal 31 Desember jam 12.00. Kalau tidak ada aral melintang, 30 hari lebih, 40 hari ke depan Indonesia swasembada pangan. Itu yang pertama. Dan ini adalah dari target 4 tahun, tapi kita capai insyaallah 1 tahun,” ujar Amran kepada awak media usai ratas.

Ia juga menyebut percepatan target swasembada pangan sebagai gagasan besar Presiden, dengan perubahan target dari empat tahun menjadi tiga tahun, lalu menjadi satu tahun. Amran menambahkan percepatan tersebut didukung regulasi dan pembiayaan.

Selain itu, dalam ratas tersebut Amran melaporkan rencana pembangunan ekosistem peternakan rakyat dari sisi hulu untuk menjaga stabilitas harga pakan, vaksin, dan obat-obatan, serta memastikan keberlanjutan usaha peternak di seluruh Indonesia.

Dalam rekaman keterangan pers yang ditelusuri, tidak ditemukan pernyataan Amran mengenai bantuan dana untuk modal usaha.

Penelusuran juga dilakukan menggunakan perangkat pendeteksi AI melalui situs Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan 98,7 persen audio terindikasi dihasilkan oleh AI, sementara video terdeteksi mengandung deepfake sebesar 28,9 persen.