Kisah Christopher Jason Santoso, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), menarik perhatian karena ketertarikannya pada dunia pewayangan. Mahasiswa keturunan Tionghoa ini menekuni seni wayang sebagai seorang dalang. Di luar aktivitas panggung, ia juga aktif memperdalam riset terkait budaya.
Selama ini, seni pewayangan dikenal sebagai warisan budaya tradisional Indonesia, terutama di kalangan masyarakat Jawa. Namun, ketertarikan Christopher—mahasiswa Program Studi S1 Studi Pembangunan ITS—bermula dari pengalaman masa kecil saat mendapat tugas menggelar pertunjukan wayang sederhana ketika masih duduk di sekolah dasar.
Meski hanya tampil dalam kegiatan sekolah, pengalaman tersebut menjadi titik awal yang membuatnya jatuh hati pada seni wayang. “Dari awal, saat mengerjakan tugas itu saya merasa ini adalah sesuatu yang unik dan menarik untuk dipelajari,” kenangnya melalui siaran pers, Rabu (4/3/2026).
Didukung keluarga, mahasiswa ITS angkatan 2022 ini kemudian berkomitmen mempelajari wayang dengan lebih serius. Ia bergabung dengan sebuah sanggar di Surabaya untuk memperdalam kemampuan dan pemahamannya terhadap seni pewayangan.

