Informasi lowongan pekerjaan kerap dijadikan bahan berita bohong atau hoaks yang beredar di media sosial. Salah satu yang terbaru adalah klaim rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang disertai tautan pendaftaran.
Pola yang muncul dalam sejumlah unggahan serupa adalah penyertaan tautan yang, ketika diklik, mengarah ke halaman situs berisi formulir digital dan meminta data pribadi. Data yang diminta antara lain nama lengkap dan nomor Telegram.
Berikut sejumlah hoaks seputar lowongan pekerjaan yang ditemukan beredar di media sosial.
1. Klaim tautan pendaftaran rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) di Kementerian PU
Cek Fakta Liputan6.com mendapati unggahan di Facebook sejak 7 April 2026 yang memuat klaim rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) untuk mendukung pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2026. Dalam unggahan tersebut, pendaftaran disebut dilakukan secara online melalui laman resmi P3TGAI atau melalui tautan https://x4.daftar-2026.click/.
Unggahan itu disertai menu “daftar”. Saat menu diklik, pengguna diarahkan ke halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, termasuk nama lengkap dan nomor Telegram. Klaim tersebut dinyatakan tidak benar.
2. Klaim tautan pendaftaran lowongan kerja PT Pegadaian 2026 melalui Rekrutmen Bersama BUMN
Cek Fakta Liputan6.com juga menemukan unggahan Facebook sejak 29 Maret 2026 yang mengklaim adanya kesempatan berkarier di PT Pegadaian (Persero) Tbk melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2026. Unggahan itu mencantumkan berbagai posisi, persyaratan, lokasi penempatan di seluruh Indonesia, serta daftar keuntungan seperti rentang gaji, asuransi, BPJS, bonus, THR, dan tunjangan.
Seperti pola sebelumnya, unggahan menyertakan menu “daftar” yang mengarah ke situs berisi formulir digital dan meminta data pribadi, termasuk nama lengkap dan nomor Telegram. Klaim tautan pendaftaran tersebut dinyatakan tidak benar.
3. Klaim tautan pendaftaran rekrutmen 30.000 SPPI Koperasi Desa Merah Putih 2026
Kasus lain yang ditemukan adalah unggahan Facebook pada 24 Maret 2026 yang mengklaim adanya rekrutmen 30.000 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk 80.000 Koperasi Desa Merah Putih. Unggahan tersebut mengarahkan pembaca ke tautan https://lokerterbaru.rlzapk.my.id/ dan menyertakan poster berisi informasi rekrutmen, persyaratan, serta keterangan pendaftaran dibuka Maret hingga Juni.
Klaim tautan pendaftaran rekrutmen tersebut dinyatakan sebagai hoaks.
Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap informasi lowongan kerja di media sosial, terutama yang mengarahkan ke tautan tertentu dan meminta data pribadi melalui formulir digital.

