Deretan Hoaks Bermodus AI yang Mencatut Wapres Gibran, dari Promo Motor hingga Klaim Bantuan Tunai

Deretan Hoaks Bermodus AI yang Mencatut Wapres Gibran, dari Promo Motor hingga Klaim Bantuan Tunai

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka kerap menjadi sasaran informasi bohong atau hoaks yang beredar di media sosial. Salah satu pola yang berulang adalah penyebaran video yang seolah menampilkan Gibran mengumumkan bantuan dana bagi masyarakat yang membutuhkan.

Hoaks semacam ini umumnya memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memanipulasi suara dan video. Klaim bantuan yang beredar disebut diambil dari cuplikan kegiatan yang telah lama berlalu, lalu diedit sehingga tampak seperti pernyataan baru.

Berikut sejumlah hoaks yang mencatut nama dan sosok Wapres Gibran dengan memanfaatkan teknologi AI, sebagaimana rangkuman dari kanal Cek Fakta Liputan6.com.

1. Klaim promo tebus motor Rp 600 ribu
Salah satu unggahan di Facebook pada 28 Maret 2026 menampilkan video yang diklaim berisi pernyataan Gibran tentang promo sepeda motor seharga Rp 600 ribu. Dalam unggahan itu, narasi turut menyebut “toko mama gigi” dan menyertakan tagar terkait promosi.

Dalam video tersebut, Gibran diklaim mengatakan bahwa promo sepeda motor seharga Rp 600 ribu yang disebut diselenggarakan oleh Raffi Ahmad di “toko mama gigi” adalah benar, serta mengarahkan warganet untuk menghubungi WhatsApp yang tercantum di bio profil.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com menyimpulkan klaim tersebut tidak benar.

2. Klaim bantuan dana spesial Ramadan Rp 25 juta
Hoaks lain beredar melalui Facebook pada 25 Februari 2026. Unggahan itu mengklaim adanya “dana spesial Ramadan” sebesar Rp 25.000.000, disertai syarat agar pengguna menyukai dan membagikan postingan.

Video yang menyertai unggahan menampilkan sosok Gibran yang diklaim mengumumkan bantuan untuk berbagai kebutuhan, seperti biaya sekolah, kuliah, bayar utang, modal usaha, atau persoalan ekonomi, dengan syarat “like, share, dan komentar” dari kota asal.

Cek Fakta Liputan6.com menyatakan klaim video tersebut tidak benar.

3. Klaim bantuan dana Rp 40 juta
Unggahan Facebook lainnya pada 31 Januari 2026 mengklaim adanya bantuan dana Rp 40.000.000. Dalam narasinya, unggahan itu juga meminta pengguna menyukai dan membagikan postingan.

Video yang disertakan menampilkan pidato yang diklaim berasal dari Gibran, berisi ajakan kepada warga yang belum pernah menerima bantuan sosial untuk mengikuti bansos tunai, dengan syarat menekan tombol “love” dan membagikan konten.

Berdasarkan pemeriksaan Cek Fakta Liputan6.com, klaim tersebut tidak benar dan video disebut merupakan hasil AI.

Maraknya konten menyesatkan dengan teknik manipulasi semacam ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan saat menerima informasi di media sosial, terutama yang meminta pengguna melakukan tindakan tertentu seperti menyukai, membagikan, atau menghubungi nomor kontak tertentu.