Deretan Hoaks yang Mencatut BPJS Kesehatan: Dari Pemutihan Denda hingga Rekrutmen Pegawai

Deretan Hoaks yang Mencatut BPJS Kesehatan: Dari Pemutihan Denda hingga Rekrutmen Pegawai

Nama BPJS Kesehatan kembali dicatut dalam sejumlah informasi bohong yang beredar di media sosial. Sejumlah unggahan mengklaim adanya program pemutihan denda, pengaktifan ulang kepesertaan, hingga rekrutmen pegawai BPJS Kesehatan untuk tahun 2026.

Unggahan-unggahan tersebut umumnya menyertakan tautan yang bukan berasal dari sumber resmi. Tautan itu mengarah ke halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama sesuai KTP hingga nomor Telegram aktif.

Berikut rangkuman beberapa hoaks yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan dan telah diverifikasi kebenarannya.

1. Klaim link pendaftaran pemutihan denda iuran BPJS Kesehatan 2026

Salah satu unggahan Facebook pada 19 Februari 2026 menarasikan bahwa “pemutihan denda iuran BPJS Kesehatan telah diberlakukan” dan mengajak masyarakat mendaftar melalui tautan yang disediakan. Unggahan itu juga menampilkan poster bertuliskan “Pemutihan Denda Pembayaran BPJS Kesehatan sudah dimulai! Tahun 2026” serta mencantumkan ajakan “Daftar sekarang”.

Namun, tautan pada unggahan tersebut mengarah ke situs berisi formulir digital yang meminta identitas pribadi, termasuk nama sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Klaim mengenai link pendaftaran pemutihan denda iuran BPJS Kesehatan 2026 dinyatakan tidak benar.

2. Klaim link pendaftaran untuk mengaktifkan kembali BPI BPJS Kesehatan

Hoaks lain muncul dari unggahan Facebook pada 6 Februari 2026 yang menyebut pendaftaran online untuk mengaktifkan kembali BPI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan pemerintah. Poster yang disertakan mengeklaim adanya “Program Pemutihan BPJS Kesehatan 2026” dan menyatakan pendaftar bisa “menerima bantuan senilai Rp600.000”.

Seperti pola sebelumnya, menu pendaftaran pada unggahan tersebut mengarah ke situs berisi formulir digital yang meminta data pribadi, termasuk nama sesuai KTP dan nomor Telegram. Klaim link pendaftaran untuk mengaktifkan kembali BPI BPJS Kesehatan itu dinyatakan tidak benar.

3. Klaim link pendaftaran rekrutmen pegawai BPJS Kesehatan 2026

Unggahan Facebook pada 4 Februari 2026 mengklaim adanya rekrutmen pegawai BPJS Kesehatan 2026 dengan berbagai posisi, persyaratan, rentang usia, hingga informasi gaji. Unggahan tersebut mengarahkan pengguna untuk mengecek tautan pendaftaran.

Menu pendaftaran yang disertakan kembali mengarah ke situs dengan formulir digital yang meminta data pribadi, termasuk nama sesuai KTP dan nomor Telegram. Klaim link pendaftaran rekrutmen pegawai BPJS Kesehatan 2026 itu dinyatakan tidak benar.

Rangkaian unggahan tersebut menunjukkan pola serupa: menggunakan nama BPJS Kesehatan untuk menarik perhatian, lalu mengarahkan pengguna ke tautan tidak resmi yang meminta data pribadi. Masyarakat diimbau berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial, terutama yang menyertakan tautan pendaftaran dan permintaan identitas pribadi.