Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Bengkulu menjadwalkan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Sabtu, 29 November 2025. Agenda ini akan diikuti jajaran pengurus DPW serta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS dari 10 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, sebagai langkah menyamakan arah pada awal kepengurusan baru.
Rakerwil tersebut mengusung tema “Kokohkan Barisan, Tingkatkan Pelayanan dan Raih Kemenangan.” Tema ini disebut menjadi panduan dalam merumuskan program kerja dan strategi partai menghadapi tahun politik 2026.
Ketua DPW PKS Provinsi Bengkulu, Alamsyah, M.TPd., menegaskan Rakerwil tidak hanya bersifat rutin internal. Menurutnya, pertemuan itu menjadi momentum konsolidasi visi dan misi pengurus sekaligus ruang strategis untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
“Rakerwil yang akan kami laksanakan bukan sekadar rutinitas organisasi. Ini merupakan titik tolak bagi kepengurusan baru dan forum strategis untuk merumuskan langkah nyata PKS selama satu tahun ke depan, yaitu sepanjang tahun 2026,” ujar Alamsyah saat ditemui di Bengkulu, Senin (24/11).
Alamsyah menjelaskan, tema Rakerwil mencerminkan tiga fokus yang ingin diterapkan seluruh struktur PKS, yakni pengokohan barisan, peningkatan pelayanan, dan upaya meraih kemenangan. Ia menyebut soliditas internal menjadi kunci yang kemudian diwujudkan melalui peningkatan layanan publik.
“Pengokohan barisan adalah kunci soliditas internal, yang kemudian diwujudkan melalui peningkatan pelayanan kepada publik. Jika dua hal tersebut dapat dijalankan dengan baik, maka kemenangan elektoral dan kemenangan dalam pelayanan masyarakat bukan lagi sesuatu yang jauh dari jangkauan,” katanya.
Rakerwil 2025 akan memusatkan pembahasan pada penyusunan dan sinkronisasi program kerja tahun 2026. Seluruh DPD se-Bengkulu diminta membawa masukan strategis dari daerah masing-masing, mulai dari evaluasi program, pemetaan politik, hingga rekomendasi inovasi pelayanan masyarakat, agar program yang disusun relevan dengan kebutuhan warga di berbagai wilayah.
PKS juga menargetkan program kerja 2026 mampu menerjemahkan dua filosofi partai, yakni Kader Kaderisasi (K2) dan Pelayanan Publik (P2), ke dalam kegiatan yang konkret dan terukur. Bentuknya mencakup penguatan struktur internal, pemberdayaan kader, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta langkah-langkah politik menghadapi dinamika pemerintahan dan kontestasi elektoral.
Melalui Rakerwil ini, PKS Bengkulu berharap konsolidasi dapat berjalan menyeluruh untuk menyatukan gerak kader, simpatisan, dan pengurus di berbagai tingkatan. Partai menyatakan komitmen untuk lebih dekat dengan masyarakat, memperkuat layanan sosial, serta memperluas kontribusi di berbagai sektor kehidupan warga Bengkulu.

