Sebuah klaim di media sosial yang menyebut pelaku kejahatan seksual anak Jeffrey Epstein masih hidup kembali beredar pada Februari 2026. Narasi itu disertai sebuah foto yang menampilkan sosok mirip Epstein dengan rambut putih gondrong, berkacamata, dan berjalan di tengah kerumunan.
Foto tersebut dibagikan oleh sejumlah akun Facebook. Salah satu unggahan pada 8 Februari 2026 menuliskan spekulasi bahwa Epstein masih hidup dan disebut-sebut terdokumentasi berada di Israel, setelah pengunggah menonton sebuah dokumenter di Netflix.
Namun, hasil penelusuran menunjukkan foto itu bukan bukti Epstein masih hidup. Versi gambar yang lebih jelas ditemukan di Reddit, dengan latar bangunan berpapan tanda berbahasa Ibrani yang umum digunakan di Israel. Meski demikian, pemeriksaan keaslian gambar menunjukkan indikasi kuat bahwa foto tersebut merupakan konten manipulatif.
Tim Cek Fakta Kompas.com memeriksa gambar menggunakan dua alat pendeteksi konten kecerdasan buatan. The Hive mengidentifikasi gambar itu sebagai hasil generatif AI dengan probabilitas 99,8 persen. Hasil serupa ditunjukkan Sight Engine, yang menyatakan probabilitas 99 persen gambar tersebut dihasilkan AI.
Selain itu, terdapat kejanggalan visual pada foto, seperti wajah dua orang di dekat sosok mirip Epstein yang tampak buram, serta jari tangan yang terlihat hanya berjumlah empat.
Sebelumnya, Tim Cek Fakta Kompas.com juga pernah membantah klaim serupa yang menyatakan Epstein masih hidup, dengan bukti gambar berbeda namun sama-sama dibuat menggunakan AI.
Faktanya, Jeffrey Epstein telah meninggal dunia pada 10 Agustus 2019. Pemerintah Amerika Serikat menetapkan kematiannya sebagai bunuh diri. Epstein dilaporkan mengakhiri hidupnya saat menunggu persidangan di pusat penahanan federal Manhattan.
Dengan demikian, foto Epstein berambut gondrong dan berkacamata yang beredar di media sosial merupakan konten manipulatif berbasis AI dan tidak dapat dijadikan bukti bahwa ia masih hidup.

