IPB Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Kasus Pelecehan Seksual demi Transparansi

IPB Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Kasus Pelecehan Seksual demi Transparansi

Institut Pertanian Bogor (IPB) melibatkan mahasiswa dalam penanganan kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus. Langkah ini disebut sebagai upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan menjaga kepercayaan publik.

Rektor IPB Alim Setiawan Slamet menegaskan institusinya tidak menoleransi maupun menormalisasi segala bentuk kekerasan seksual. Ia menyatakan IPB berkomitmen memastikan setiap proses penanganan berjalan secara transparan, akuntabel, dan partisipatif dengan melibatkan unsur mahasiswa.

Alim juga menyampaikan bahwa IPB tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi mengedepankan pendekatan dialogis dengan mahasiswa. Menurutnya, pendekatan tersebut ditempuh untuk menghasilkan penyelesaian yang komprehensif dan berkeadilan.

Senada dengan itu, Direktur Kerja Sama, Komunikasi dan Pemasaran IPB Alfian Helmi mengatakan keterlibatan mahasiswa merupakan bagian dari komitmen institusi terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses penanganan kasus pelecehan seksual.

Alfian menilai partisipasi mahasiswa penting untuk memastikan proses berjalan terbuka dan berkeadilan, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.