Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad) menggelar taklimat awal audit kinerja Tahun Anggaran (TA) 2026 di lingkungan TNI AD wilayah Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol. Kegiatan tersebut dihadiri Pangdam XX/TIB beserta jajaran, Kasdam, Irdam, Kapoksahli, para Danrem, para Asisten, LO TNI AL dan LO TNI AU, para Dansat/Kabalak, serta tim audit Itjenad, Senin (23/2/2026).
Ketua Tim Pelaksana Audit Kinerja wilayah Kodam XX/TIB, Brigjen TNI Edi Yusnandar, S.A.P., CFrA., CGCE., menyampaikan bahwa audit kinerja merupakan bagian dari fungsi pengawasan internal TNI AD. Pelaksanaannya berpedoman pada peraturan perundang-undangan, Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Itjenad TA 2026, serta kebijakan pimpinan TNI AD.
Menurutnya, audit ini bertujuan memastikan pengelolaan keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) dilakukan secara tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, audit kinerja dimaksudkan untuk menilai efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program kerja dan anggaran, sekaligus memberikan keyakinan bahwa tugas pokok satuan berjalan sesuai prinsip ketaatan, kepatuhan, ekonomis, efektif, dan efisien.
Brigjen Edi menambahkan, audit juga diarahkan untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi, serta mencegah terulangnya temuan agar kinerja satuan semakin optimal. Ia menyampaikan harapan pimpinan agar satuan yang menjadi objek audit dapat bekerja sama secara terbuka, memberikan data objektif, serta menjadikan auditor sebagai mitra dan konsultan dalam perbaikan administrasi dan kinerja.
Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme tim auditor agar hasil audit memberi manfaat nyata bagi peningkatan kinerja satuan dan dapat menjadi rujukan bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan. Taklimat awal ini disebut sebagai langkah awal untuk memastikan fungsi pengawasan berjalan optimal, guna mendukung tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Dalam pelaksanaannya, tim audit dipimpin oleh Inspektur Jenderal TNI AD selaku penanggung jawab, serta didukung pejabat pengendali mutu, pengendali teknis, ketua tim, sekretaris, dan anggota tim yang akan melakukan pengawasan secara komprehensif di satuan jajaran.

