Kementerian Keamanan Publik menyelesaikan pembangunan 419 rumah baru bagi keluarga yang rumahnya hancur total dalam pelaksanaan “Kampanye Quang Trung”. Pekerjaan ini dilaporkan rampung lebih cepat dari jadwal, melampaui tenggat waktu yang ditetapkan sebesar 30%.
Berdasarkan statistik, pasukan Keamanan Publik secara proaktif mengusulkan dan kemudian ditugaskan oleh provinsi dan kota di wilayah tengah untuk memimpin pembangunan rumah-rumah tersebut. Rinciannya meliputi Ha Tinh 10 rumah, Hue 2 rumah, Da Nang 62 rumah, Quang Ngai 32 rumah, Gia Lai 87 rumah, Dak Lak 176 rumah, Khanh Hoa 23 rumah, dan Lam Dong 27 rumah.
Setiap rumah menerima subsidi 50 juta VND dari Kementerian Keamanan Publik, kecuali di Ha Tinh yang mendapat 100 juta VND per rumah.
Dalam pelaksanaannya, Kementerian Keamanan Publik mengerahkan lebih dari 11.000 petugas dan tentara. Ribuan personel yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di tingkat akar rumput juga turut terlibat. Mereka bekerja selama hari libur dan masa Tết (Tahun Baru Imlek), tetap berada di lokasi konstruksi, serta berupaya mengatasi kendala cuaca untuk menjaga kemajuan dan kualitas pekerjaan.
Sepanjang periode pelaksanaan, kepolisian menyelesaikan seluruh rumah baru sebelum 10 Januari 2026, atau 20 hari lebih cepat dari jadwal. Selain itu, pekerjaan perbaikan dan pemulihan pada 100% rumah, sekolah, rumah sakit, dan fasilitas medis untuk masyarakat diselesaikan sebelum 20 Desember 2025, yang disebut melampaui arahan Perdana Menteri sebesar 30%.
Salah satu penerima bantuan, BNước Thị A Tin dari komune A Vương, Kota Da Nang, menerima dukungan Kepolisian Kota Da Nang setelah rumah keluarganya runtuh akibat banjir. Setelah tiga minggu pembangunan, rumah barunya diresmikan pada 24 Desember 2025 dan menjadi rumah pertama dari 11 rumah yang dibangun dalam kerangka “Kampanye Quang Trung” di wilayah tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada para petugas polisi yang bekerja tanpa lelah siang dan malam, hujan atau panas, untuk membangun rumah bagi keluarga kami. Mereka selalu ada, menjadi pilar dukungan bagi masyarakat saat dibutuhkan, terutama pada saat bencana alam dan kesulitan,” ujar A Tin.
Kampanye tersebut dinyatakan telah berhasil diselesaikan. Di Da Nang, kepolisian kota dinilai menjadi contoh dalam pelaksanaan program. Unit ini secara proaktif menawarkan diri untuk memperbaiki dan membangun kembali 271 dari 505 rumah, atau sekitar 53,6% dari total pekerjaan di seluruh kota. Selain pekerjaan fisik, mereka juga memberikan dukungan kepada keluarga terdampak, termasuk membantu kebutuhan-kebutuhan kecil untuk mempercepat pemulihan kehidupan.
Ketua Dewan Rakyat Kota Da Nang, Nguyen Duc Dung, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Keamanan Publik, pasukan polisi provinsi dan kota, serta Komando Polisi Mobil Dataran Tinggi Tengah–Barat. Ia menilai unit-unit tersebut telah memobilisasi dan memperkuat puluhan ribu petugas dan tentara untuk turun langsung ke wilayah terdampak banjir dan longsor, membantu masyarakat dalam pencegahan dan pengurangan dampak badai dan banjir, serta mendukung pemulihan pascabencana melalui pembangunan kembali rumah-rumah.
Ia menegaskan keberhasilan “Kampanye Quang Trung” dinilai tidak hanya membantu masyarakat kembali menetap secara berkelanjutan, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem politik dan Kepolisian Rakyat.
Dalam pidato penutup, Letnan Jenderal Dang Hong Duc, Wakil Menteri Keamanan Publik, menyatakan bahwa dalam waktu 40 hari pasukan Keamanan Publik Rakyat telah menyelesaikan “Kampanye Quang Trung”. Ia menambahkan, berbagai praktik baik dan inovasi dari unit-unit pelaksana telah mendapat pengakuan masyarakat dan akan dirangkum untuk direplikasi di tingkat daerah sebagai bekal menghadapi tugas-tugas pada 2026.
Pada kesempatan yang sama, Kementerian Keamanan Publik memberikan Sertifikat Penghargaan kepada 49 kelompok dan 95 individu dari unit kepolisian dan daerah. Selain itu, hadiah juga diberikan kepada 11 keluarga teladan di Kota Da Nang dan Provinsi Gia Lai atas prestasi mereka dalam kampanye tersebut.

