Klaim Bahlil Wajibkan Warga Pakai Motor Listrik dan Usir yang Menolak Disebut Hoaks

Klaim Bahlil Wajibkan Warga Pakai Motor Listrik dan Usir yang Menolak Disebut Hoaks

Klaim di media sosial yang menyebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mewajibkan seluruh rakyat Indonesia memakai sepeda motor listrik, serta meminta warga yang tidak memakainya untuk keluar dari Indonesia, dinyatakan tidak benar.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tidak ditemukan bukti bahwa Bahlil pernah mengeluarkan pernyataan yang mewajibkan masyarakat menggunakan sepeda motor listrik ataupun mengusir warga yang tidak menggunakannya. Narasi tersebut beredar melalui sejumlah unggahan di Facebook pada Maret 2026.

Dalam konteks kebijakan, Bahlil disebut telah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Transisi Energi, sebuah program jangka panjang pemerintah yang bertujuan menekan polusi udara dan mengembangkan energi terbarukan di Indonesia.

Kompas.com sebelumnya memberitakan pada 10 Maret 2026 bahwa Bahlil tengah menggodok skema konversi sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik. Rencana awalnya, sebanyak 120 juta unit sepeda motor akan menjadi batch pertama yang menjalani konversi pada 2026, dan prosesnya dilakukan secara bertahap.

“Percepatan konversi kendaraan bermotor yang 120 juta motor memakai bensin, kita akan mencoba bertahap untuk melakukan konversi ke motor listrik,” kata Bahlil.

Ia juga menyampaikan pemerintah akan menyiapkan insentif untuk mendorong konversi sepeda motor ke listrik, sejalan dengan arahan presiden.

Dengan demikian, narasi yang menyatakan Bahlil mewajibkan rakyat menggunakan motor listrik dan mengusir warga yang tidak memakainya merupakan hoaks.