JAKARTA — Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Tengah, Lampri, resmi dilantik sebagai Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pelantikan digelar di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Rabu (18/2).
Pelantikan dilakukan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan. Dalam kesempatan yang sama, Nusron melantik total 31 pejabat struktural yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Madya, JPT Pratama, serta jabatan administrator di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Dalam sambutannya, Nusron menekankan pentingnya percepatan pelayanan pertanahan dan tata ruang bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Ia menyatakan para pejabat yang dilantik harus mampu menghadirkan layanan yang profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan publik.
“Percepatan pelayanan bukan hanya soal waktu, tetapi juga tentang kepastian hukum, transparansi, dan keberpihakan kepada masyarakat,” kata Nusron.
Pelantikan Lampri sebagai Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang disebut menjadi amanah baru untuk memperkuat fungsi pengendalian pemanfaatan tanah dan ruang, sekaligus memastikan tertib administrasi serta kepatuhan terhadap rencana tata ruang nasional dan daerah. Jabatan ini dinilai strategis dalam mendukung tata kelola pertanahan dan tata ruang yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Keluarga besar Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah menyampaikan apresiasi dan dukungan atas penugasan tersebut. Mereka berharap pengalaman Lampri selama memimpin Kanwil BPN Jawa Tengah dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas di tingkat nasional.
Melalui pelantikan ini, Kementerian ATR/BPN menyatakan komitmen untuk terus memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan serta tata ruang guna mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

