Lazisnu MWCNU Dukun Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan ZIS

Lazisnu MWCNU Dukun Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan ZIS

Lazisnu MWCNU Dukun, Kabupaten Gresik, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) melalui kegiatan Ngopi Filantropi ke-13. Kegiatan ini digelar di Gedung MTs Al Falahiyah, Desa Mojopetung, Kecamatan Dukun, Jumat (17/4/2026).

Acara yang dirangkai dengan halalbihalal dan silaturahmi akhir Syawal 1447 H tersebut diikuti jajaran pengurus Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) Lazisnu ranting se-Kecamatan Dukun. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kelembagaan di tingkat akar rumput.

Ketua NU Care Lazisnu MWCNU Dukun, Moh Syafi’, menegaskan bahwa kepercayaan publik merupakan kunci utama dalam pengelolaan dana ZIS. Ia meminta agar laporan penghimpunan dan penyaluran dana disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

“Transparansi itu wajib. Sampaikan laporan penghimpunan dan pentasyarufan secara terbuka agar masyarakat percaya. Tunjukkan audit, dokumentasi penerima manfaat, serta dampak program,” tegas Syafi’.

Menurutnya, nilai bantuan dan program Lazisnu harus dapat dipertanggungjawabkan secara jelas, baik dari sisi administratif maupun pelaksanaan di lapangan. “Akuntabilitas dan legalitas harus diperkuat, sehingga Lazisnu benar-benar menjadi lembaga yang profesional dan dipercaya,” tambahnya.

Selain menyoroti transparansi, Lazisnu Dukun juga mendorong penguatan program berbasis data dan digitalisasi. Upaya ini mencakup peningkatan literasi ZIS, kolaborasi lintas sektor, serta kaderisasi amil untuk mendukung keberlanjutan program.

“Program unggulan harus berbasis data, didukung dokumentasi yang kuat, serta memanfaatkan platform digital agar jangkauan pelayanan semakin luas,” jelas Syafi’.

Sementara itu, Ketua PRNU Mojopetung, Supari Muslim, mengapresiasi pelaksanaan Ngopi Filantropi di wilayahnya dan menilainya sebagai momentum konsolidasi organisasi. “Alhamdulillah ini menjadi momen yang membahagiakan. Semoga kegiatan ini istiqomah dan terus memperkuat sinergi antar elemen di NU,” ujarnya.

Rois Syuriah MWCNU Dukun, Dr KH Ahmad Thoyyib Mas’udi, turut mengajak seluruh pengurus untuk mendukung program strategis organisasi, termasuk penguatan layanan kesehatan melalui Klinik Annahdlah. “Kami berharap semua program MWCNU Dukun dapat berjalan dengan baik. Dukungan bersama sangat penting agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan diskusi santai “ngopi bareng” yang membahas berbagai agenda organisasi ke depan, termasuk rencana kegiatan tiga bulan mendatang dan program rihlah ziarah. Suasana kekeluargaan mewarnai jalannya acara sebagai wujud soliditas antar pengurus Lazisnu di Kecamatan Dukun.