Mahasiswa Unpam Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyerangan Andrie Yunus dan Transparansi Motif

Mahasiswa Unpam Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyerangan Andrie Yunus dan Transparansi Motif

JAKARTA — Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Pamulang (KBM Unpam) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap Andrie Yunus. Mereka meminta penyelidikan tidak berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga mengungkap pihak yang diduga menjadi dalang atau aktor intelektual di balik insiden tersebut.

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan pada Jumat (18/4/2026), KBM Unpam menekankan pentingnya pengungkapan secara terang siapa yang merencanakan dan memerintahkan aksi kekerasan. Mereka menilai langkah itu diperlukan agar penanganan perkara berjalan menyeluruh.

Desakan tersebut disebut sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menegaskan pentingnya pengusutan secara menyeluruh.

Selain meminta pengungkapan aktor intelektual, mahasiswa juga menuntut keterbukaan terkait motif kejahatan. Menurut mereka, kejelasan motif, termasuk dugaan adanya kepentingan politik, diperlukan untuk mencegah spekulasi di tengah masyarakat.

“Publik berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi dan siapa yang berada di balik peristiwa ini,” demikian salah satu poin tuntutan KBM Unpam.

KBM Unpam juga menekankan agar proses hukum berjalan transparan, independen, dan akuntabel. Mereka menilai keterbukaan menjadi kunci agar publik dapat mengawasi jalannya penegakan hukum tanpa intervensi pihak mana pun.

Dalam tuntutan lain, mahasiswa meminta apabila terdapat pelaku dari unsur militer, proses hukum dilakukan melalui peradilan umum. Mereka merujuk pada mekanisme koneksitas dalam KUHAP, dengan alasan agar proses berlangsung terbuka dan tidak terbatas pada peradilan militer.

Mahasiswa turut menyoroti pentingnya penegakan supremasi sipil. Mereka mendesak negara memastikan institusi militer tetap tunduk pada prinsip demokrasi serta tidak melakukan intervensi terhadap ruang sipil.

Kasus penyerangan terhadap Andrie Yunus hingga kini masih menjadi sorotan publik. Berbagai pihak terus mendorong agar pengusutan dilakukan secara menyeluruh dan transparan hingga ke akar permasalahan.