Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Makmur HAPK menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pemerintahan sebagai fondasi utama untuk membangun demokrasi yang sehat dan berkelanjutan di daerah.
Menurut Makmur, demokrasi tidak semestinya dipahami secara sempit hanya sebagai proses pemilihan umum atau pemungutan suara. Ia menyebut, esensi demokrasi terletak pada keterlibatan aktif warga dalam setiap tahapan penyusunan hingga pelaksanaan kebijakan publik.
Makmur menilai masyarakat memiliki peran penting untuk memastikan kebijakan yang diambil pemerintah selaras dengan kebutuhan dan kepentingan warga. Karena itu, partisipasi publik perlu didorong sejak tahap perencanaan program pembangunan, proses pelaksanaan, hingga pengawasan.
“Partisipasi publik yang bermakna atau meaningful participation merupakan indikator penting bagi keberhasilan demokrasi lokal,” kata Makmur, Senin (16/3/2026).
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat harus dilakukan secara aktif, sadar, dan konstruktif, bukan sekadar memenuhi aspek formalitas.
Makmur juga menyoroti dinamika pembangunan di Kaltim yang dinilainya semakin kompleks. Ia mengaitkan hal tersebut dengan posisi strategis Kaltim sebagai wilayah penyangga pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Dalam kondisi itu, Makmur menilai kualitas partisipasi masyarakat perlu ditingkatkan agar setiap kebijakan pembangunan dapat berjalan secara transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

