Menjelang Muswil PKB Sulsel Desember, Situasi Internal Dinilai Tenang dan Azhar Arsyad Diproyeksi Terpilih Lagi

Menjelang Muswil PKB Sulsel Desember, Situasi Internal Dinilai Tenang dan Azhar Arsyad Diproyeksi Terpilih Lagi

MAKASSAR — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang, dinamika internal partai dinilai masih relatif tenang. Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia, Ras Md, menilai kondisi tersebut mencerminkan PKB Sulsel yang solid dan terorganisir.

“Hingga saat ini tak nampak ada dinamika kuat menjelang Muswil PKB. Apakah ini pertanda jika PKB Sulsel tak cukup kader terbaik untuk tampil berkompetisi dalam ajang Muswil ataukah memang PKB Sulsel sangat solid untuk tetap mempertahankan status ketua saat ini, Azhar Arsyad,” ujar Ras Md, Rabu (19/11/2025).

Menurut Ras Md, suasana internal PKB Sulsel terlihat berbeda dibanding sejumlah partai lain yang dalam setahun terakhir menunjukkan persaingan ketua yang cukup intens. Ia menggambarkan kondisi PKB Sulsel menjelang Muswil sebagai “adem-adem saja” dan cenderung tenang.

Ras Md juga menilai PKB Sulsel sebagai salah satu partai yang mapan. Ia menyoroti hasil Pemilu 2024, ketika PKB disebut berhasil mempertahankan delapan kursi di DPRD Sulsel dan kembali menempati posisi unsur pimpinan, sejajar dengan PPP.

Ia mengaitkan capaian tersebut dengan kepemimpinan Azhar Arsyad sebagai Ketua PKB Sulsel. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Azhar, partai dinilai solid, terorganisir, dan mampu mengelola konsolidasi dengan baik.

Atas dasar itu, Ras Md memproyeksikan Azhar Arsyad berpeluang kembali terpilih memimpin PKB Sulsel. “Karena solid, saya memproyeksi jika Azhar Arsyad akan kembali terpilih memimpin PKB Sulsel. Bukan berarti tidak ada figur hebat lainnya, tapi saya melihat pemilik suara di Muswil nanti tak akan mencari sosok baru,” katanya.

Lebih lanjut, Ras Md menilai Muswil mendatang semestinya menjadi momentum untuk memantapkan target politik PKB Sulsel menuju Pemilu 2029. Ia menyebut, setelah dua periode pemilu berturut-turut meraih delapan kursi, PKB Sulsel seharusnya memasang target peningkatan.

“Jika selama ini PKB berturut-turut mengantongi delapan kursi, maka pada pemilu mendatang harus di atas sepuluh kursi,” tegasnya.

Ras Md menyatakan optimistis target tersebut realistis dicapai, dengan catatan bergantung pada kemauan, taktik, serta kecerdasan memanfaatkan momentum politik. Ia menilai PKB sebagai partai yang sehat dengan kepemimpinan kuat dan kader yang solid.