NasDem Kepri Gelar Konsolidasi di Batam, Kader Diminta Jaga Soliditas Jelang Pemilu 2029

NasDem Kepri Gelar Konsolidasi di Batam, Kader Diminta Jaga Soliditas Jelang Pemilu 2029

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar rapat konsolidasi bersama seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Kepri di Batam, Sabtu (6/12/2025). Agenda ini disebut bertujuan memperkuat struktur organisasi sekaligus mematangkan strategi pemenangan menghadapi Pemilu 2029.

Ketua panitia rapat koordinasi DPW NasDem Kepri, Muhammad Kamaluddin, mengatakan forum tersebut menjadi ajang silaturahmi, evaluasi, dan penyelarasan langkah politik partai ke depan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga soliditas pengurus dan kader di seluruh daerah.

Menurut Kamaluddin, tantangan Pemilu 2029 dinilai berbeda dibanding pemilu sebelumnya, sehingga konsolidasi dianggap sebagai kebutuhan mendesak. Ia juga menekankan kesiapan kader tidak hanya terkait struktur organisasi, tetapi juga kemampuan membaca dinamika politik yang terus berubah.

Selain itu, Kamaluddin mendorong peningkatan komunikasi antar-kader di semua tingkatan agar gerakan politik partai berjalan terarah, terukur, dan konsisten. Ia menilai konsolidasi menjadi kunci menjaga kekompakan, terutama setelah hengkangnya sejumlah tokoh senior NasDem, seperti Nyat Kadir, Nurdin Basirun, dan Muhammad Rudi.

Ia menyebut kondisi pengurus NasDem di tingkat kabupaten dan kota secara umum masih berjalan sesuai jalur dan menunjukkan semangat tinggi. Namun, ia meminta komunikasi dan soliditas tetap dijaga agar posisi partai tidak melemah. Kamaluddin juga menyinggung capaian kemenangan sebelumnya dan meminta kader mempertahankan hasil tersebut melalui konsolidasi dan pergerakan yang konsisten.

Sementara itu, Ketua DPW NasDem Kepri, Amsakar Achmad, menegaskan politik tidak semata-mata perebutan kekuasaan, melainkan sarana memperjuangkan kepentingan masyarakat. Ia menyatakan keberhasilan partai bergantung pada kemampuan kader untuk hadir dan memberi manfaat nyata bagi warga.

Amsakar juga meminta seluruh kader dan pengurus NasDem di Kepri tetap fokus bekerja, menjaga semangat kebersamaan, serta menyamakan ritme kerja menjelang kontestasi demokrasi 2029. Ia mengingatkan bahwa memaknai politik semata sebagai cara mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan berpotensi memicu perpecahan internal.

Koordinator Wilayah NasDem Kepri, Pietra Machreza Paloh, menyoroti karakteristik Kepri sebagai provinsi kepulauan yang menuntut mobilitas tinggi. Ia menekankan pentingnya struktur partai yang cepat dan tanggap terhadap kebutuhan warga, serta mendorong kader untuk lebih aktif membantu masyarakat.

Pietra juga meminta pengurus memperkuat pengawasan dan evaluasi kinerja kader di lapangan agar program kerja berjalan sesuai rencana dan berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, kader yang aktif dan terpantau akan lebih tepat dalam menyalurkan aspirasi.

Lebih lanjut, ia mendorong inovasi program kerja partai dengan menghadirkan solusi atas persoalan dan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menilai pendekatan tersebut dapat memperkuat kepercayaan publik dan memperbesar basis dukungan partai hingga tingkat desa, keluarga, dan individu.