Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sebagai fondasi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga amil zakat. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lazismu se-Kalimantan Timur 2026 yang digelar di sebuah hotel di Berau, Jumat (17/4/2026).
Sekretaris Kabupaten Berau Muhammad Said, yang hadir mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, mengatakan keberhasilan program sosial sangat ditentukan oleh tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola dana umat. Karena itu, ia menilai tata kelola yang profesional menjadi kunci agar penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Peran Lazismu sangat strategis dalam mendukung pembangunan sosial. Karena itu, pengelolaan harus dilakukan secara profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Muhammad Said.
Ia menambahkan, sistem manajemen yang transparan dan akuntabel tidak hanya memperkuat legitimasi lembaga, tetapi juga membuka peluang meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat dan sedekah. Menurutnya, optimalisasi potensi zakat juga penting untuk mendukung program pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan ekonomi umat di daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Said menilai Rakerwil dapat menjadi ruang evaluasi sekaligus perumusan strategi ke depan agar program Lazismu semakin inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia berharap forum tersebut menghasilkan rekomendasi konkret yang berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
Sementara itu, Ketua Lazismu Kalimantan Timur Rusfauzi Hamdi menekankan bahwa pengelolaan lembaga zakat merupakan amanah besar yang harus dijalankan sesuai standar operasional prosedur dan prinsip tata kelola yang baik. Ia juga menilai konsistensi dalam menjaga integritas menjadi faktor penting untuk memastikan keberlanjutan program.
“Amanah adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Dengan kolaborasi yang kuat, program kebaikan bisa berjalan lebih terarah dan berdampak luas,” ujar Rusfauzi.

