Program MBG Jadi Target Hoaks di Media Sosial, Ini Sejumlah Klaim yang Beredar

Program MBG Jadi Target Hoaks di Media Sosial, Ini Sejumlah Klaim yang Beredar

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan menjadi sasaran hoaks yang beredar di media sosial. Informasi keliru itu muncul dalam beragam tema dan dibagikan melalui sejumlah unggahan, terutama di Facebook.

Berikut beberapa klaim yang beredar dan telah diperiksa dalam rubrik cek fakta.

1. Klaim artikel Ma’ruf Amin soal zakat untuk MBG
Sejumlah unggahan menampilkan cuplikan layar artikel yang diklaim memuat pernyataan Ma’ruf Amin bahwa uang zakat tidak masalah digunakan untuk program MBG. Salah satu unggahan di Facebook tercatat diposting pada 27 Februari 2026, dengan cuplikan judul artikel: “Mar'uf Amin Uang Zakat Digunakan untuk Program MBG Tidak Apa2 Tidak Berdosa Malah Dianjurkan,” disertai narasi tambahan “OMON² Apa Yai...”.

2. Klaim jurnalis CNN Indonesia ditahan karena ungkap kasus MBG
Hoaks lain menyebut seorang jurnalis CNN Indonesia bernama Diana Valencia ditahan karena mengungkap kasus MBG. Unggahan tersebut beredar sejak awal pekan dan salah satunya diposting di Facebook pada 5 Maret 2026. Dalam unggahan itu terdapat foto dengan narasi: “Valencia Jurnalis CNN membongkar Keracunan MBG di Depan Presiden, Kini Di Tahan Karena Di Anggap Membuka AIB Negara,” disertai keterangan tambahan yang menyebut ia ditahan aparat kepolisian.

3. Klaim Prabowo akan menghentikan MBG setelah Idul Fitri
Klaim berikutnya menyebut Presiden Prabowo Subianto akan resmi menghentikan program MBG setelah Hari Raya Idul Fitri. Informasi tersebut diunggah oleh salah satu akun Facebook pada 26 Februari 2026 dengan narasi: “Persiden prabowo akan Menghentikan makanan bergisi/MBG secara resmi setelah hari raya idul fitri.”

Rangkaian klaim tersebut menunjukkan bagaimana program MBG turut menjadi objek disinformasi yang menyebar melalui potongan gambar, narasi singkat, dan unggahan berantai di media sosial.