Puan Maharani Dijadwalkan Beri Arahan di Rakernas PDIP, Hasto: Siapkan Kader Hadapi Dinamika 2026

Puan Maharani Dijadwalkan Beri Arahan di Rakernas PDIP, Hasto: Siapkan Kader Hadapi Dinamika 2026

Ketua DPR RI Puan Maharani dijadwalkan memberikan arahan kepada kader PDI Perjuangan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partai yang digelar di Ancol, Jakarta, pada 10–12 Januari 2026. Sesi pembekalan dari Puan disebut sebagai kelanjutan dari arahan yang sebelumnya telah disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada kader.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Rakernas tersebut dihadiri pengurus partai tingkat pusat dan daerah. Menurut Hasto, agenda Rakernas mencakup pembahasan sikap politik partai, termasuk respons atas berbagai persoalan strategis.

“Rakernas ini membahas sikap politik partai, termasuk jawaban atas berbagai persoalan geopolitik, krisis ekologis, korupsi, persoalan ekonomi, penegakan hukum, hingga program internal dan tanggung jawab kerakyatan partai,” kata Hasto pada Ahad.

Hasto berharap arahan Puan dapat meluruskan sikap partai hingga ke tingkat akar rumput. Ia juga menyebut pembekalan itu penting agar PDIP siap menghadapi dinamika politik nasional sepanjang 2026.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menyatakan Rakernas membentuk tujuh komisi untuk membahas berbagai isu selama tiga hari pelaksanaan. Setiap komisi akan menyampaikan hasil pembahasannya yang kemudian dirangkum sebagai rekomendasi Rakernas pada Senin, 12 Januari 2026.

Salah satu komisi yang dibentuk adalah komisi pemuda dan komunikasi politik. Menurut Djarot, komisi ini akan membahas strategi menarik pemilih muda pada Pemilu 2029. “Pemilih muda di 2029 diperkirakan ada 56 persen. Partai harus fokus untuk mengarahkan pemuda, tantangan para pemuda,” kata dia.

Selain itu, Djarot menyebut komisi lain yang dibentuk meliputi komisi program, komisi organisasi, komisi pemenangan pemilu, komisi perempuan dan anak, serta komisi lingkungan hidup dan mitigasi bencana.

Rakernas yang digelar sejak Sabtu itu dihadiri pengurus pusat, pengurus daerah tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, anggota DPR Fraksi PDIP, anggota DPRD provinsi hingga kabupaten/kota, serta kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP. Kegiatan ini juga disebut sebagai tindak lanjut hasil Kongres ke-VI PDIP yang dilaksanakan pada Agustus 2025 di Bali.