Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tengah mengkaji wacana pengembalian program sekolah enam hari dalam sepekan. Jika disepakati, kebijakan ini direncanakan mulai diterapkan pada semester depan.
Wacana tersebut memunculkan beragam tanggapan dari kalangan siswa hingga orang tua. Sebagian menyambutnya, sementara yang lain menyatakan keberatan, sehingga memunculkan pro dan kontra di masyarakat.
Hingga kini, kajian masih berlangsung dan belum ada keputusan final terkait penerapannya. Pemerintah daerah disebut masih menimbang berbagai masukan sebelum menentukan langkah selanjutnya.

