Wamendag Dyah Roro Tekankan Kepemimpinan Perempuan yang Berpihak pada Kepedulian Sosial

Wamendag Dyah Roro Tekankan Kepemimpinan Perempuan yang Berpihak pada Kepedulian Sosial

JAKARTA — Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menekankan pentingnya peran kepemimpinan perempuan dalam menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi kepedulian sosial di masyarakat.

Roro menyampaikan Kementerian Perdagangan terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok. Menurut dia, pemantauan harga dilakukan secara berkala untuk memastikan pasokan tetap terjaga, terutama selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.

“Kementerian Perdagangan terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok, khususnya saat Ramadan dan menjelang Idulfitri. Selain itu, kita perlu menghadirkan kepedulian sosial bagi saudara yang membutuhkan agar dapat menjalani Ramadan dengan suka cita,” ujar Roro di Jakarta, Minggu (8/3).

Ia juga mengatakan pemerintah bekerja sama dengan pelaku usaha ritel untuk menghadirkan berbagai program diskon belanja. Langkah tersebut disebut sebagai upaya strategis agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan harian dengan harga lebih hemat.

Roro menilai kegiatan sosial mencerminkan nilai kepemimpinan yang mengedepankan empati. Ia menambahkan kontribusi para pemimpin perempuan di berbagai kementerian memiliki peran strategis bagi pembangunan bangsa.

“Negara ini membutuhkan sosok-sosok perempuan yang hebat seperti ibu-Ibu sekalian. Kontribusi dan kerja keras yang dilakukan tidak hanya berarti bagi keluarga, tetapi juga bagi bangsa dan negara,” kata Roro.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Presidium Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia, Fajarini Puntodewi, menyebut organisasi tersebut sebagai wadah kolaborasi pimpinan tinggi perempuan. Ia mengatakan jumlah anggota yang tercatat telah mencapai lebih dari 200 orang.

Puntodewi menyampaikan Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia berkomitmen memberi kontribusi nyata melalui pengabdian kepada masyarakat. Bantuan sosial, kata dia, akan disalurkan kepada 17 yayasan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Ia menjelaskan jangkauan bantuan meliputi wilayah Jabodetabek, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, serta Sumatera Utara. Program PIMTI Berbagi disebut menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan di antara para pimpinan perempuan.

“Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini menjadi momentum berbagi dalam semangat kepedulian dan kebersamaan,” ujar Puntodewi.

Pengurus Yayasan Al Kahfi, Irfan Arifin, menyampaikan apresiasi atas perhatian para pemimpin perempuan. Ia menilai bantuan tersebut berarti bagi perkembangan lembaga sosial dan masyarakat yang membutuhkan.

Irfan berharap Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia dapat terus konsisten menyalurkan kebaikan bagi masyarakat luas, sekaligus memperkuat solidaritas para pemimpin perempuan untuk mendukung kesejahteraan sosial ke depan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia yang telah mengundang kami dalam kegiatan ini. Kami berharap Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia makin berkembang, solid, dan terus menyebarkan kebaikan kepada masyarakat,” ujar Irfan.