Sebuah unggahan di media sosial TikTok dari akun “updateinfo.loker.2026” beredar luas dengan klaim adanya rekrutmen petugas PTSP Kejaksaan untuk lulusan SMA hingga S1. Dalam unggahan tersebut, akun mencantumkan persyaratan umum dan mengarahkan pengguna untuk mendaftar melalui tautan yang ditempatkan di bio.
Konten ini menarik perhatian warganet dan menyebar di berbagai platform. Banyak pengguna mengira informasi lowongan tersebut merupakan pengumuman resmi dari instansi pemerintah.
Berdasarkan penelusuran pemeriksa fakta Mafindo yang dimuat turnbackhoax.id, hingga Kamis, 30 April 2026, unggahan tersebut telah mengumpulkan ribuan tanda suka, ratusan komentar, serta dibagikan ulang secara masif. Tingginya interaksi dinilai meningkatkan potensi penyebaran informasi yang menyesatkan.
Tim pemeriksa fakta menemukan tautan pendaftaran pada bio akun tersebut. Namun, tautan itu tidak mengarah ke laman resmi rekrutmen Kejaksaan, melainkan menuju situs yang tidak dapat diverifikasi.
Selain itu, analisis terhadap gambar yang digunakan dalam unggahan menunjukkan indikasi rekayasa kecerdasan buatan. Indikasi tersebut terlihat dari logo yang tampak buram dan tidak terbaca jelas.
Uji menggunakan alat Hive Moderation menunjukkan gambar itu memiliki probabilitas 99,9 persen sebagai konten hasil manipulasi berbasis AI. Temuan ini memperkuat kesimpulan bahwa unggahan tersebut tidak dapat dipercaya.
Masyarakat diimbau untuk memantau informasi rekrutmen melalui kanal resmi, seperti laman rekrutmen Kejaksaan, agar terhindar dari informasi palsu yang beredar di media sosial. Kesimpulan pemeriksa fakta menyatakan klaim “rekrutmen petugas PTSP Kejaksaan” melalui tautan tersebut merupakan konten tiruan (impostor content), sehingga publik diminta selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

