KOMPAS.com – Sebuah foto yang diklaim memperlihatkan bencana tanah longsor beredar di media sosial. Unggahan tersebut tidak disertai keterangan lokasi maupun waktu kejadian.
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri klaim tersebut dan menyimpulkan bahwa foto itu merupakan hoaks. Hasil penelusuran menunjukkan gambar tersebut dibuat menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Foto itu beredar melalui sejumlah akun Facebook pada Jumat (10/4/2026), disertai narasi: “ya allah TelahT3rjadi l0ngsor d4dakan di ban.......selengkapnya”.
Dalam penelusurannya, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan kejanggalan visual pada foto yang mengindikasikan manipulasi AI. Salah satunya, terlihat beberapa orang menarik tali tambang, tetapi korban yang disebut hendak dievakuasi justru tergeletak di sebelah regu penyelamat. Pola ketidaksesuaian semacam ini kerap muncul pada gambar yang dihasilkan AI generatif.
Untuk memastikan, foto tersebut diperiksa menggunakan alat pendeteksi Hive Moderation dan BitMind. Hive Moderation menunjukkan probabilitas 99,9 persen bahwa gambar dibuat AI. Sementara BitMind mendeteksi probabilitas 86 persen foto tersebut dihasilkan menggunakan AI.
Berdasarkan temuan tersebut, Tim Cek Fakta Kompas.com menyatakan foto yang beredar dan diklaim sebagai bencana tanah longsor adalah hoaks, dengan indikasi kuat merupakan gambar buatan AI.

