Klaim yang menyebut Presiden Prabowo Subianto memberikan hadiah Rp1 miliar kepada atlet voli Megawati Hangestri setelah disebut resmi menjadi Duta AVC 2026 ramai beredar di media sosial. Narasi tersebut cepat menarik perhatian karena mengaitkan kepala negara dengan prestasi atlet voli Indonesia di level Asia.
Namun, berdasarkan penelusuran fakta, klaim tersebut dinilai janggal. Tidak ditemukan pernyataan resmi yang mengonfirmasi dua hal utama dalam narasi itu, yakni penunjukan Megawati sebagai duta AVC 2026 maupun adanya pemberian bonus Rp1 miliar dari Presiden.
Kabar ini berawal dari sebuah artikel berjudul “Harumkan Nama Indonesia, Prabowo Hadiah 1 Miliar Megawati Hangestri Usai Ditunjuk Jadi Duta AVC 2026.” Dalam artikel tersebut, disebutkan bahwa Prabowo memberikan apresiasi berupa bonus Rp1 miliar kepada Megawati karena dinilai mengharumkan nama bangsa.
Artikel itu juga menarasikan bahwa bonus tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap atlet berprestasi, sekaligus simbol kehadiran negara dalam mendorong kemajuan olahraga, khususnya voli putri, dan memotivasi atlet lain agar berprestasi di tingkat internasional.
Selain soal bonus, artikel yang sama menyebut Megawati “resmi ditunjuk sebagai duta utama AVC Women’s Champions League 2026 oleh federasi voli Asia.” Penunjukan itu disebut terkait kiprahnya di Liga Voli Korea, termasuk penampilan konsisten, kontribusi poin, dan dampaknya terhadap popularitas kompetisi.
Meski demikian, penelusuran yang dilakukan tidak menemukan konfirmasi resmi atas klaim-klaim tersebut. Dengan demikian, informasi mengenai penunjukan Megawati sebagai Duta AVC 2026 serta pemberian hadiah Rp1 miliar dari Presiden belum terbukti.
Publik diimbau untuk berhati-hati dan tidak mudah mempercayai informasi viral tanpa dukungan data atau pernyataan resmi, terutama ketika menyangkut nama pejabat negara dan penghargaan bernilai besar.

