Sebuah video yang menampilkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beredar di media sosial pada April 2026 dengan klaim bahwa ia mengumumkan program dana hibah dari Arab Saudi. Dalam narasi yang menyertai video tersebut, Gibran disebut mengajak masyarakat mendaftar program untuk modal usaha dan melunasi utang.
Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan video itu tidak autentik. Saat dicermati, terdapat kejanggalan pada rekaman, terutama ketidaksinkronan antara gerakan bibir dan suara yang terdengar.
Penelusuran sumber video menggunakan Google Lens mengarah pada video yang identik dari kanal YouTube milik Gibran. Video asli berjudul “Harmoni dalam Keberagaman: Selamat Nyepi & Idulfitri”. Dalam unggahan tersebut, Gibran menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026 yang waktunya berdekatan, bukan mengumumkan program dana hibah.
Tim pemeriksa juga menganalisis video yang beredar menggunakan TruthScan. Hasilnya, video tersebut terdeteksi memiliki probabilitas 92 persen dihasilkan oleh AI.
Dengan demikian, klaim bahwa Gibran mengumumkan program dana hibah dari Arab Saudi dinyatakan hoaks. Video yang beredar merupakan konten hasil manipulasi, sementara video aslinya berisi ucapan selamat Nyepi dan Idul Fitri 2026.

