KBR, Jakarta - Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) melalui akun X/Twitter @TurnBackHoax merangkum tiga hoaks dengan tingkat engagement tertinggi yang beredar pada periode 24-30 Oktober 2025. Rangkuman ini disusun bersama Co-Founder dan Fact-Check Specialist Mafindo, Aribowo Sasmito.
Dalam daftar “top three hoax of the week” tersebut, salah satu konten yang disorot adalah video di Facebook yang menarasikan seolah-olah Natuna Utara menjadi “jaminan” utang proyek Kereta Cepat Whoosh. Unggahan itu juga menyebut Presiden Prabowo “terkaget-kaget” dengan perjanjian yang diklaim dibuat saat Presiden Joko Widodo masih berkuasa, disertai klaim bahwa China akan meminta Natuna Utara jika Indonesia tidak bisa membayar kereta cepat.
Berdasarkan hasil periksa fakta yang dimuat di turnbackhoax.id, narasi dalam video tersebut dikategorikan sebagai konten palsu.
Selain itu, dua konten lain yang masuk tiga besar hoaks pekan tersebut adalah video di YouTube yang menarasikan Prabowo tidak percaya polisi dan akan menyerahkan pemberantasan judi online serta penyelundupan kepada TNI. Menurut hasil periksa fakta, konten itu termasuk kategori konten menyesatkan.
Hoaks lainnya berupa foto di Facebook yang mengklaim Indonesia terancam didiskualifikasi dari seluruh event di bawah naungan International Olympic Committee (IOC) karena menolak visa atlet Israel pada ajang World Artistic Gymnastic 19-25 Oktober 2025. Hasil periksa fakta menyatakan konten tersebut termasuk konten palsu.
Rincian dan penjelasan lebih lengkap mengenai ketiga hasil periksa fakta itu dapat dilihat melalui turnbackhoax.id.

