Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan International Conference on Social Work and Social Scienses (ICSWSS) 2025 sebagai bagian dari upaya menangani berbagai persoalan sosial di Jakarta. Dukungan itu disampaikan dalam jamuan makan malam (reception dinner) di Balai Kota DKI Jakarta pada Minggu (18/05).
Dalam sambutannya, Nahdiana mengapresiasi konferensi internasional tersebut yang menghadirkan peserta dari 14 negara. Ia menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya membangun sinergi dengan akademisi, komunitas, dan institusi lain untuk mendukung pembangunan Jakarta sebagai kota global.
Ia menilai kolaborasi lintas pihak menjadi kebutuhan dalam menghadapi tantangan sosial di ibu kota. Nahdiana juga mendorong penguatan jembatan antara pengetahuan dan praktik, serta antara konteks lokal dan global melalui forum-forum seperti ICSWSS.
Nahdiana menambahkan, pembangunan sumber daya manusia perlu berkelanjutan dan tidak berhenti pada pendidikan dasar dan menengah. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta memberi perhatian pada pendidikan tinggi, salah satunya melalui program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), yang disebutnya sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Jakarta.
Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Muhammad Hadi mengatakan ICSWSS 2025 menjadi titik awal keinginan universitas untuk terlibat lebih aktif dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Jakarta. Ia menyebut pekerja sosial memiliki potensi besar untuk menangani isu-isu seperti kenakalan remaja, disabilitas, kekerasan, dan masalah sosial lainnya.
Ia juga menyampaikan perlunya pilot proyek ke depan untuk menangani persoalan-persoalan tersebut. Menurutnya, keterlibatan UMJ sejalan dengan mandat Kementerian Pendidikan Tinggi bahwa universitas harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

