DPRD Bali dan Kodam IX/Udayana Perkuat Sinergi Kawal Tata Ruang Berkelanjutan

DPRD Bali dan Kodam IX/Udayana Perkuat Sinergi Kawal Tata Ruang Berkelanjutan

DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) memperkuat kerja sama dengan Kodam IX/Udayana untuk mengawal penataan ruang di Bali agar tetap terkendali, berkelanjutan, dan sesuai regulasi.

Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi DPRD Bali ke Markas Kodam IX/Udayana pada Senin (13/4). Rombongan pansus dipimpin Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya (Dewa Jack) bersama Ketua Pansus TRAP I Made Supartha, Wakil Ketua Pansus Anak Agung Bagus Tri Candra Arka (Gung Cok), serta sejumlah anggota pansus. Mereka diterima Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.

Dewa Jack menegaskan pertemuan itu merupakan bagian dari upaya menjaga Bali tetap tertata di tengah tekanan pembangunan. Ia menyebut audiensi tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen bersama untuk memastikan tata ruang Bali selaras dengan kepentingan daerah maupun nasional. Dalam kesempatan itu, Dewa Jack juga mengapresiasi kinerja Pansus TRAP yang dinilainya tegas dalam mengawal isu-isu strategis.

Sementara itu, I Made Supartha menyampaikan pembahasan dalam pertemuan mencakup fondasi pembangunan Bali ke depan, tidak hanya terkait tata ruang, tetapi juga pengelolaan aset dan sistem perizinan agar berjalan adil dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya pengawalan implementasi regulasi daerah, termasuk Perda RTRW dan Perda Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun, agar tidak berhenti sebagai dokumen.

Menurut Supartha, tanpa pengawalan yang serius, arah pembangunan berpotensi melenceng. Karena itu, ia menilai kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan TNI, menjadi kebutuhan. Ia juga menyampaikan terima kasih atas penerimaan Pangdam IX/Udayana dan menilai pembahasan tata ruang Bali bersifat strategis serta memerlukan sinergi berbagai pihak.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyatakan apresiasinya atas langkah DPRD Bali dalam menjaga arah pembangunan. Ia menegaskan Kodam IX/Udayana siap ikut mengawal penataan Bali. Menurutnya, Bali memiliki posisi strategis bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga global, sehingga semua pihak memikul tanggung jawab untuk menjaga masa depan Bali.

Mayjen TNI Piek Budyakto memastikan dukungan Kodam IX/Udayana dalam menjaga tata ruang agar tetap tertib dan sejalan dengan arah pembangunan jangka panjang. Dengan penguatan sinergi tersebut, DPRD Bali berharap pembangunan Bali dapat terus terjaga untuk kebutuhan saat ini sekaligus keberlanjutan jangka panjang.