TIMIKA—Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang berjalan di wilayah tersebut.
Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, mengatakan program unggulan pemerintah pusat itu harus dikelola secara terbuka dan akuntabel, terutama terkait mekanisme koperasi dalam pelaksanaannya.
Menurut Primus, transparansi diperlukan agar tidak muncul kendala dalam pengelolaan dana, termasuk potensi anggaran yang tertahan atau tidak tersalurkan dengan baik. “Kami berharap pengelolaan anggaran program ini benar-benar transparan, khususnya yang terkait koperasi, sehingga tidak ada dana yang tertahan dan semuanya dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Selain aspek anggaran, DPRK Mimika menyatakan akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG agar program berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya para pelajar.
Sementara itu, pelaksanaan MBG di Mimika diketahui sedang dihentikan sementara seiring masa jelang libur sekolah. Program tersebut direncanakan kembali berjalan setelah kegiatan belajar mengajar dimulai kembali.
DPRK berharap program ini dapat berlanjut secara berkesinambungan mengingat manfaatnya dalam mendukung pemenuhan gizi anak serta meningkatkan semangat belajar siswa. Dengan pengawasan yang ketat, DPRK menilai MBG di Mimika diharapkan dapat berjalan optimal, transparan, dan tepat sasaran.

