Legislator DPRD Sulawesi Selatan, Edward Wijaya Horas, melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan APBD Sulsel tahun anggaran 2026 dengan meninjau sejumlah lokasi program pembangunan di Makassar. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Jumat (24/4/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke beberapa lokasi pembangunan dan program yang menggunakan dana APBD. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan pertemuan tatap muka bersama warga setempat yang digelar di RM Golden Suki.
Edward menegaskan, pengawasan pelaksanaan APBD oleh DPRD bertujuan mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan publik.
“Pengawasan pelaksanaan APBD oleh DPRD ini bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik,” ujar Edward di sela kegiatan.
Ia menambahkan, pengawasan yang efektif diharapkan dapat memastikan program-program yang dibiayai APBD berjalan optimal dan memberi dampak positif bagi pembangunan daerah.
Menurut Edward, pengawasan tidak hanya dilakukan secara administratif, tetapi juga melalui kegiatan langsung maupun tidak langsung. Salah satu bentuknya adalah meninjau proyek-proyek yang dibiayai APBD, termasuk pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, serta program sosial lainnya.
Melalui peninjauan tersebut, DPRD dapat mencocokkan laporan yang disampaikan dengan kondisi di lapangan. “Melalui peninjauan ini, DPRD dapat mencocokkan antara laporan yang disampaikan dengan kondisi nyata di lapangan,” katanya.
Edward, yang juga menjabat sekretaris Komisi A DPRD Sulsel, menutup kunjungan dengan dialog bersama masyarakat. Ia menilai warga menjadi sumber informasi penting untuk menilai efektivitas program pemerintah, termasuk melalui keluhan, masukan, dan kebutuhan yang disampaikan.
“Masyarakat menjadi sumber informasi penting terkait efektivitas program pemerintah. Keluhan, masukan, dan kebutuhan masyarakat menjadi bahan evaluasi untuk menilai keberhasilan pelaksanaan APBD,” ujar Edward.

