Forum Anak Denpasar Timur Gelar PELITA Jilid II, Bahas Kesiapsiagaan Bencana hingga Kesehatan Mental

Forum Anak Denpasar Timur Gelar PELITA Jilid II, Bahas Kesiapsiagaan Bencana hingga Kesehatan Mental

Forum Anak Kecamatan Denpasar Timur kembali menggelar kegiatan PELITA Jilid II (Peduli Isu Terhadap Anak) pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan SAPA (Serap Aspirasi Peduli Anak) dan dikemas dalam format talkshow untuk mendorong anak-anak menyampaikan aspirasi serta berdiskusi mengenai isu-isu yang mereka hadapi.

PELITA Jilid II dilaksanakan di Teba Majalangu, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur. Kegiatan ini mengangkat tiga isu utama, yakni kesiagaan bencana, kekerasan terhadap anak, dan kesehatan mental.

Acara tersebut diikuti sekitar 250 siswa dari SMP, SMA, dan SMK se-Kecamatan Denpasar Timur, serta melibatkan forum anak desa/kelurahan se-kecamatan. Kapolsek Denpasar Timur dan Ketua Kisara Bali hadir sebagai narasumber untuk memberikan tanggapan dan afirmasi atas pertanyaan peserta.

Ketua Kisara Bali, Ni Komang Ari Budiani, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan edukasi yang digelar Forum Anak Kecamatan Denpasar Timur. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Forum Anak Kecamatan Denpasar Timur, salah satunya dengan membuat kegiatan edukasi seperti ini. Harapannya, semoga semakin banyak kegiatan seperti PELITA yang diadakan dengan isu yang lebih beragam,” ujarnya.

Penyelenggaraan PELITA juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran anak tentang pentingnya peran dan kewajiban terhadap lingkungan sekitar, baik di keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, S.KM, M.Kes, menilai kegiatan tersebut relevan di tengah intensitas penggunaan gawai pada anak. Ia menyebut Forum Anak Denpasar Timur berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Damkar, BPBD, PMI, serta Kapolsek Denpasar Timur, untuk menekankan pentingnya kesiapsiagaan kebencanaan. “Kegiatan PELITA ini sangat tepat sekali dilaksanakan, di tengah-tengah gempuran daripada gadget... tujuannya adalah untuk menyampaikan pada anak-anak khususnya agar selalu siap dan siaga terhadap kebencanaan yang akhir-akhir ini terjadi di Kota Denpasar,” katanya.

Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H., dalam penutup kegiatan, menekankan pentingnya pencegahan kekerasan. “Kami dari kepolisian berharap kita semua tidak menjadi korban kekerasan atau pelaku kekerasan. Harapan kami pengawasan orang tua dan pengenalan lingkungan, kita harus tetap berhati-hati dan waspada. Kita harap bisa terhindar dari kekerasan,” ujarnya.

Melalui PELITA Jilid II, Forum Anak Denpasar Timur menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ruang partisipasi bagi generasi muda, sekaligus mendorong kepedulian terhadap isu sosial dan kesiapan menghadapi tantangan di masa depan.