Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kebijakan Pertanahan dan Tata Ruang bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Kamis (11/12/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo.
Dalam rakor itu, Menteri ATR/BPN menyerahkan 18 sertipikat secara simbolis kepada 13 penerima. Di antaranya, Gubernur Kalteng menerima Sertipikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Provinsi Kalteng untuk Sekolah Khusus; Wali Kota Palangka Raya menerima Sertipikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Kota Palangka Raya untuk Sekolah Rakyat; serta Bupati Kapuas menerima Sertipikat Hak Pakai atas nama Kabupaten Kapuas untuk Sekolah Rakyat.
Sertipikat juga diserahkan kepada Ketua Koperasi Merah Putih Pembuang Hulu I berupa Sertipikat Hak Guna Bangunan atas nama Koperasi Merah Putih Pembuang Hulu I untuk Koperasi Merah Putih. Selain itu, Bupati Pulang Pisau menerima Sertipikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau untuk Mal Pelayanan Publik, dan Bupati Seruyan menerima dua Sertipikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk Sekolah Dasar dan Pos.
Kapolda Kalteng turut menerima Sertipikat Hak Pakai atas nama Pemerintah RI c.q. Polri untuk Markas Komando Brimob. Sementara itu, Ketua Perguruan Islam Darul Ulum Pangkalan Lima menerima dua Sertipikat Hak Wakaf atas nama Perguruan Islam Darul Ulum Pangkalan Lima. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sukamara menerima Sertipikat Hak Wakaf atas nama Persyarikatan Muhammadiyah untuk rencana kompleks sarana dan prasarana pendidikan, sosial, dan keagamaan, serta Wakil Sekretaris Wilayah PWNU menerima Sertipikat Hak Wakaf atas nama Nahdlatul Ulama (NU) untuk Klinik Pratama.
Penerima lainnya meliputi Pengurus Gereja Kalimantan Evangelis Resort Kabupaten Kotawaringin Barat yang menerima dua Sertipikat Hak Milik atas nama Gereja Kalimantan Evangelis. Ketua Yayasan Ma’arif NU Kalteng menerima tiga Sertipikat Hak Milik atas nama Yayasan Ma’arif NU Kalteng untuk Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas. Plt. Rektor Institut Teknologi dan Sains (ITS) NU Kalteng juga menerima sertipikat atas nama ITS NU Kalteng.
Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rakor tersebut serta menyampaikan selamat datang kepada Menteri ATR/BPN. Ia berharap rakor menjadi ruang bagi kepala daerah se-Kalteng untuk berkonsultasi langsung dengan Menteri, sehingga berbagai persoalan pertanahan di wilayah Kalteng dapat ditangani.
Agustiar menilai Kalteng sebagai provinsi terluas di Indonesia memiliki potensi pengelolaan lahan yang besar untuk berbagai sektor, seperti pertanian, peternakan, kehutanan, pertambangan, dan permukiman. Namun, ia juga menyoroti sejumlah tantangan, mulai dari alih fungsi lahan, konflik atau sengketa tanah, tumpang tindih pemanfaatan lahan, dampak perubahan iklim, hingga sekitar 77% wilayah Kalteng yang masih berupa kawasan hutan.
Menurutnya, perhatian terhadap tata ruang menjadi penting karena masih banyak desa atau lahan masyarakat berada dalam kawasan hutan, sehingga menyulitkan pendaftaran tanah maupun pembangunan wilayah. Ia juga meminta dukungan Menteri ATR/BPN agar proses revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) provinsi serta kabupaten/kota di Kalteng dapat segera diselesaikan.
Gubernur melaporkan bahwa RTRW di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Kalteng banyak yang telah memasuki proses revisi untuk menyesuaikan kondisi terkini dan arah pembangunan ke depan. Ia juga mendorong penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) serta Peraturan Daerah tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) guna mengendalikan alih fungsi lahan pertanian.
Agustiar menyebut langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya cita ke-2, yakni memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. Pada kesempatan itu, Gubernur Kalteng juga menyerahkan cinderamata kepada Menteri ATR/BPN sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih.

