Heru Budi Pastikan Tak Maju di Pilkada DKI 2024, Pilih Fokus Jalankan Tugas Pj Gubernur

Heru Budi Pastikan Tak Maju di Pilkada DKI 2024, Pilih Fokus Jalankan Tugas Pj Gubernur

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyatakan tidak akan terjun dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024. Ia mempersilakan pihak-pihak yang ingin maju sebagai calon gubernur untuk mengikuti kontestasi tersebut.

“Itu nanti, (Pilkada) 2024 serahkan kepada yang kepengin (jadi Gubernur) saja,” kata Heru di Gedung Pola Bappeda, Balai Kota Jakarta, kemarin.

Heru menilai tugasnya sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta sudah cukup berat. Meski statusnya penjabat, ia menyebut tetap banyak tanggung jawab, kebijakan, dan keputusan yang harus diambil.

Karena itu, Heru menegaskan akan fokus menjalankan amanah sebagai Pj Gubernur hingga masa tugasnya selesai. “Saya akan melaksanakan tugas ini sampai selesai, sebagai amanat,” ucapnya.

Heru juga mengungkapkan bahwa sejumlah pihak kerap menanyakan apakah ia akan maju pada Pilkada DKI 2024. Salah satunya adalah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata.

“Pak Alex tanya, maju apa tidak (di Pilkada DKI)? Saya jawab, jadi Penjabat Gubernur aja sudah susah, berat,” kata Heru.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta Sunardi menjelaskan bahwa tahapan yang saat ini berjalan adalah tahapan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres), bukan Pilkada.

Menurut Sunardi, pihaknya tengah fokus melakukan sosialisasi tahapan Pemilu 2024 serta pendidikan pemilih. Ia berharap pemilih, khususnya pemilih muda dan pemilih perempuan, turut menyebarkan informasi mengenai tahapan Pemilu 2024 kepada masyarakat luas agar publik mengetahui prosesnya sejak awal.

“Biasanya, masyarakat umum hanya memperhatikan Pemilu menjelang pencoblosan. Padahal, ada banyak tahapan panjang yang harus dilalui untuk sampai pada hari pencoblosan Pemilu,” ujar Sunardi.