Hoaks Catut Nama Menkeu Purbaya Beredar di Media Sosial, dari Isu Audit SIM hingga Bantuan THR

Hoaks Catut Nama Menkeu Purbaya Beredar di Media Sosial, dari Isu Audit SIM hingga Bantuan THR

Sejumlah informasi palsu yang mencatut nama Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa beredar di media sosial sepanjang 2026. Beberapa di antaranya memuat klaim sensasional, mulai dari narasi Purbaya ingin mengaudit pendapatan Surat Izin Mengemudi (SIM) hingga video yang mengatasnamakan dirinya untuk menawarkan bantuan Tunjangan Hari Raya (THR).

Informasi-informasi tersebut dinyatakan tidak benar. Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap unggahan yang mengatasnamakan pejabat publik, terutama yang disertai ajakan mengikuti instruksi tertentu atau memancing emosi dengan narasi konflik.

Berikut rangkuman sejumlah hoaks yang beredar dengan mencatut nama Menkeu Purbaya.

1. Klaim Purbaya ingin mengaudit pendapatan SIM dan berkonflik dengan Kapolri

Salah satu unggahan di Facebook pada 23 Februari 2026 menyebut Menkeu Purbaya ingin mengaudit pendapatan SIM yang nilainya disebut mencapai triliunan rupiah. Unggahan itu juga menarasikan seolah-olah Kapolri Listyo Sigit Prabowo menolak audit tersebut dan memperingatkan Purbaya agar tidak “membuka aib negara”.

Unggahan tersebut disertai poster yang menampilkan gambar Kapolri serta foto Menkeu Purbaya dengan kutipan yang sama. Klaim itu dinyatakan sebagai hoaks.

2. Video yang mengklaim Menkeu Purbaya mengumumkan bantuan THR

Hoaks lain beredar lewat unggahan Facebook pada 15 Februari 2026. Unggahan itu memuat video disertai keterangan “Alhamdulillah Bantuan Bulan Suci Ramadhan, Segera Daftarkan Diri Anda”.

Dalam narasi video, akun tersebut mengatasnamakan Purbaya Yudhi Sadewa dan menyatakan akan membagikan bantuan atau THR. Penonton diminta menghubungi akun, mengikuti (follow), serta membagikan video ke 40 teman di TikTok untuk konfirmasi bantuan. Unggahan itu juga menampilkan fitur kirim pesan.

Klaim video tersebut dinyatakan tidak benar.

3. Klaim Purbaya menemukan data uang Jokowi ribuan triliun di bank China

Pada 14 Januari 2026, sebuah unggahan di Instagram menampilkan tangkapan layar video dengan narasi bahwa Menkeu Purbaya menemukan data uang Presiden Joko Widodo (Jokowi) “ribuan triliun” yang disebut disimpan di bank China. Unggahan itu juga memuat caption panjang yang menyebut adanya indikasi aliran dana lintas negara dan keterlibatan bank asal Tiongkok.

Klaim tersebut dinyatakan sebagai hoaks.

Maraknya hoaks yang mencatut nama pejabat publik menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian saat menerima informasi di media sosial. Pengguna disarankan memeriksa kembali kebenaran unggahan, terutama yang berisi tuduhan, janji bantuan, atau ajakan mengikuti langkah tertentu melalui pesan pribadi.