Hoaks Terkait Haji 2026 Beredar di Media Sosial, Ini Pola Klaim dan Faktanya

Hoaks Terkait Haji 2026 Beredar di Media Sosial, Ini Pola Klaim dan Faktanya

Informasi seputar penyelenggaraan ibadah haji kembali menjadi sasaran hoaks yang beredar di media sosial. Sejumlah unggahan menampilkan klaim beragam, mulai dari pendaftaran haji gratis hingga rekrutmen petugas haji, disertai tautan yang mengarahkan pengguna ke situs tertentu dan meminta data pribadi.

Salah satu narasi yang beredar adalah klaim adanya link pendaftaran haji gratis 2026 untuk keberangkatan 2027. Unggahan semacam ini umumnya menyertakan tombol atau menu “daftar” yang ketika diklik membawa pengguna ke halaman yang meminta identitas, seperti nama hingga nomor Telegram.

Berikut deretan hoaks terkait haji yang ditemukan beredar di media sosial.

1) Klaim link pendaftaran haji gratis 2026 untuk keberangkatan 2027

Cek Fakta menemukan unggahan Facebook pada 22 Maret 2026 yang menyebut “Peluang Emas Pendaftaran Haji Gratis 2026 Keberangkatan 2027”. Dalam unggahan itu, disebutkan pendaftaran sepenuhnya gratis dan seluruh biaya keberangkatan ditanggung pemerintah, dengan persyaratan usia minimal 26 tahun dan maksimal 65 tahun.

Unggahan tersebut juga menyertakan menu pendaftaran. Saat diklik, pengguna diarahkan ke situs tertentu yang meminta data pribadi, termasuk nama dan nomor Telegram. Klaim tersebut dinyatakan tidak benar.

2) Klaim link pendaftaran pegawai haji 2026 dari BPKH

Hoaks lain beredar melalui unggahan TikTok pada 25 Desember 2025 yang mengklaim adanya “Lowongan Kerja Petugas Haji 2026” dengan gaji 5–10 juta per bulan, pendaftaran gratis, sesuai domisili, serta tautan pendaftaran yang disebut tersedia di bio.

Unggahan itu turut menyertakan poster bertuliskan “Resmi Dibuka!! BPKH Umumkan Rekrutmen Pegawai Haji Tahun 2026” dan menegaskan pendaftaran tidak memungut biaya. Tautan pada bio mengarah ke alamat https://necafth.it.com/pendaftaran-haji yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram. Klaim tersebut dinyatakan tidak benar.

3) Klaim link pendaftaran petugas haji 2026

Unggahan Facebook pada 23 November 2025 juga memuat klaim tautan pendaftaran lowongan petugas haji 2026. Dalam narasinya, unggahan itu menyebut seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tingkat daerah untuk 1447H/2026M, lengkap dengan daftar formasi seperti PPIH kloter, ketua kloter, pembimbing ibadah, layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, hingga Siskohat.

Unggahan tersebut menyertakan menu pendaftaran yang mengarah ke tautan https://daftarsekarang-01.lokerresmi.com/ (dengan parameter tambahan). Saat dibuka, tautan membawa pengguna ke situs yang meminta identitas seperti nama, jenis kelamin, hingga nomor Telegram. Klaim tersebut dinyatakan tidak benar.

Sejumlah contoh di atas menunjukkan pola yang serupa: unggahan menampilkan narasi menarik terkait haji dan mengarahkan pengguna ke tautan tertentu yang meminta data pribadi. Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap tautan pendaftaran yang beredar di media sosial, terutama yang meminta identitas sensitif.