Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sasaran hoaks yang beredar di media sosial. Salah satu yang terbaru adalah klaim adanya program bantuan token listrik yang dikaitkan dengan Prabowo-Gibran, lengkap dengan tautan pendaftaran.
Dalam unggahan yang beredar, tautan tersebut mengarahkan pengguna ke halaman situs yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, nomor telepon, hingga informasi lain seperti nomor Telegram. Modus semacam ini dinilai berisiko karena mendorong masyarakat menyerahkan identitas pribadi melalui situs yang tidak jelas.
Menanggapi maraknya informasi menyesatkan terkait listrik, PLN mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap berbagai informasi seputar promo atau program kelistrikan. PLN menegaskan, informasi yang valid dapat diperoleh melalui situs web resmi, kanal media sosial resmi, aplikasi PLN Mobile, serta contact center PLN 123.
Selain klaim bantuan token listrik, sejumlah konten lain yang mencatut nama Prabowo-Gibran juga telah beredar dan diverifikasi kebenarannya. Berikut beberapa di antaranya.
1. Klaim pendaftaran bantuan token listrik Rp 700 ribu
Sebuah unggahan Facebook pada 5 April 2026 menarasikan “kabar gembira” tentang peluncuran bantuan token listrik dan mengajak warga segera mendaftar. Unggahan tersebut disertai poster bertuliskan “Presiden Prabowo dan Gibran Telah Meluncurkan TOKEN LISTRIK BANTUAN 700 Ribu untuk masyarakat Indonesia” serta tombol pendaftaran yang mengarah ke situs tertentu. Di situs itu, pengguna diminta mengisi data identitas, mulai dari nama hingga nomor Telegram. Klaim ini dinyatakan tidak benar.
2. Video yang diklaim mahasiswa ditangkap usai membakar foto Prabowo-Gibran
Video yang memperlihatkan sejumlah pemuda berbaju tahanan oranye dan tangan diborgol beredar di Facebook pada 3 Maret 2025. Video itu dikaitkan dengan narasi bahwa mereka adalah mahasiswa yang ditangkap setelah membakar foto Prabowo-Gibran. Unggahan tersebut juga disertai komentar bernada provokatif. Klaim dalam video itu dinyatakan tidak benar.
3. Foto Presiden Jokowi membagikan buku bersampul Prabowo-Gibran
Konten lain yang beredar adalah foto yang menampilkan Presiden Joko Widodo seolah sedang membagikan buku dengan sampul bergambar Prabowo-Gibran. Foto tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 13 Februari 2024 dengan narasi singkat. Klaim bahwa Jokowi membagikan buku bersampul Prabowo-Gibran dinyatakan tidak benar.
Dengan beredarnya berbagai hoaks tersebut, masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat menerima informasi, terutama yang disertai tautan pendaftaran dan permintaan data pribadi. Mengecek kebenaran informasi melalui kanal resmi dan sumber tepercaya menjadi langkah penting untuk menghindari penipuan dan penyebaran informasi keliru.

