Polda Jawa Barat menyatakan akan terus mendorong budaya kerja yang inklusif dan berperspektif gender setelah Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menerima penghargaan Polri Awards in Support of the UN “HeForShe” Movement 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. pada Kamis (27/11/2025). Ajang penghargaan tingkat nasional itu disebut berkolaborasi dengan UN Women.
Menurut keterangan yang disampaikan, penghargaan ini dinilai menjadi momentum bagi Polda Jabar untuk memperkuat implementasi program kesetaraan gender yang selama ini telah dijalankan. Dalam proses penilaian, dewan juri menekankan tiga aspek utama, yakni kepemimpinan dan partisipasi, dampak dan pengaruh positif, serta keberlanjutan program.
Kapolda Jabar menyampaikan bahwa sejumlah kebijakan pro-kesetaraan di lingkungan Polda Jabar telah mendorong perubahan. Sejumlah polisi wanita (Polwan) kini menempati posisi strategis, memperoleh akses pelatihan lanjutan, serta terlibat aktif dalam fungsi-fungsi teknis yang sebelumnya cenderung didominasi personel laki-laki. Polda Jabar juga disebut memperkuat perlindungan dan kenyamanan lingkungan kerja bagi seluruh personel perempuan.
Penganugerahan tersebut turut menempatkan Polda Jabar sebagai salah satu rujukan dalam penerapan program kesetaraan gender di lingkungan kepolisian. Tahun ini, sebanyak 29 satuan kerja Polri mengikuti proses nominasi, dan empat kapolda dinyatakan memenuhi seluruh aspek penilaian melalui verifikasi lapangan, termasuk Kapolda Jabar.
Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan penghargaan itu tidak hanya menjadi pengakuan, tetapi juga dorongan untuk mempercepat reformasi internal terkait pemberdayaan perempuan. “Ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran. Kami akan terus memperkuat kebijakan dan program yang memastikan setiap personel—laki-laki maupun perempuan—memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi,” ujarnya pada Jumat (28/11/2025).
Melalui penghargaan ini, Polda Jabar menyatakan berharap dampak program kesetaraan gender dapat meluas, tidak hanya di internal organisasi, tetapi juga bagi masyarakat, sejalan dengan upaya mewujudkan Polri yang humanis, modern, dan inklusif.

