Sebuah klaim di media sosial yang menyebut pengacara Hotman Paris mengadakan kuis tebak kata berhadiah Rp 100 juta beredar pada Februari 2026. Unggahan tersebut disertai video yang menampilkan sosok Hotman seolah mengumumkan kuis dan mengarahkan warganet untuk mengirim jawaban melalui Facebook Messenger.
Klaim itu beredar melalui sejumlah akun Facebook yang membagikan video serupa. Dalam narasi yang menyertainya, warganet dijanjikan hadiah uang tunai jika berhasil menjawab kuis yang disebutkan dalam video.
Namun, hasil penelusuran menunjukkan informasi tersebut tidak benar. Di akun media sosial Hotman Paris, tidak ditemukan pengumuman mengenai kuis tebak kata berhadiah Rp 100 juta sebagaimana diklaim dalam video yang beredar.
Untuk memeriksa keaslian konten, Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek video tersebut menggunakan perangkat Hive Moderation dan TruthScan, yang dapat mendeteksi kemungkinan konten dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan. Hasil pemeriksaan Hive Moderation mendeteksi suara Hotman dalam video sebagai suara generatif dengan probabilitas 98,4 persen. Sementara itu, TruthScan menunjukkan probabilitas 97 persen bahwa video tersebut dihasilkan oleh kecerdasan buatan.
Kasus serupa sebelumnya juga pernah beredar di media sosial, ketika video manipulasi mencatut nama Hotman Paris untuk klaim lain, seperti promosi situs judi dan pembagian uang puluhan juta rupiah.
Dengan demikian, video yang mengeklaim Hotman Paris mengadakan kuis tebak kata berhadiah Rp 100 juta merupakan konten manipulasi. Tidak ada pengumuman kuis tersebut di media sosial pribadi Hotman, dan pemeriksaan menunjukkan video yang beredar terdeteksi dibuat menggunakan kecerdasan buatan.

