Sebuah unggahan di media sosial yang beredar pada pertengahan Maret 2026 menyebut Iran berhasil menghancurkan empat pesawat militer Amerika Serikat. Dalam narasi tersebut, pesawat yang diklaim hancur adalah Boeing KC-135 Stratotanker, yang dikenal sebagai pesawat pengisi bahan bakar bagi jet tempur saat mengudara.
Unggahan itu juga menyertakan foto yang menampilkan bangkai pesawat di sebuah pangkalan militer AS di area gurun, yang terindikasi berada di salah satu negara Asia Barat. Namun, klaim mengenai penghancuran pesawat tersebut kemudian dibantah oleh militer AS.
Bantahan itu disampaikan melalui situs resmi US Central Command pada 13 Maret 2025. Meski demikian, pihak AS menyatakan memang ada pesawat KC-135 yang jatuh pada 12 Maret 2026 sekitar pukul 14.00. AS menegaskan kecelakaan tersebut bukan akibat serangan musuh maupun tembakan dari pihak AS sendiri.
Sementara itu, foto yang digunakan dalam unggahan tersebut terindikasi merupakan konten buatan artificial intelligence (AI). Indikasi ini terlihat dari adanya logo Google Gemini di pojok kanan bawah gambar. Hasil uji juga menunjukkan foto itu memiliki probabilitas 99 persen sebagai AI generatif.

