Klaim Siswa Meninggal Akibat Program MBG di Bengkulu Utara Disebut Tidak Benar

Klaim Siswa Meninggal Akibat Program MBG di Bengkulu Utara Disebut Tidak Benar

Narasi di media sosial yang menuding adanya korban jiwa akibat insiden keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bengkulu Utara ramai beredar di berbagai platform. Unggahan tersebut membangun kesan seolah-olah peristiwa itu berkaitan langsung dengan konsumsi makanan dari program MBG.

Namun, informasi tersebut dinyatakan tidak benar. Seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bengkulu Utara bernama Fatih disebut meninggal dunia bukan karena menu MBG yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Giri Kencana.

Menurut keterangan yang dikutip dari akun Instagram Cek Fakta RI pada Rabu, 4 Maret 2026, hasil pemeriksaan medis dan CT scan di Rumah Sakit Bhayangkara menunjukkan korban mengalami pendarahan otak. Temuan medis tersebut dinyatakan tidak menunjukkan adanya hubungan antara peristiwa tersebut dan konsumsi makanan program MBG.

Masyarakat diimbau untuk memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Keterangan resmi serta hasil pemeriksaan medis yang sah dapat dijadikan rujukan agar tidak terjebak dalam disinformasi maupun DFK (disinformasi, fitnah, dan kebencian).