PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkenalkan layanan IDX Hotdesk sebagai kanal komunikasi terintegrasi bagi pelaku pasar. Layanan ini dirancang untuk memperkuat transparansi serta meningkatkan keterlibatan investor melalui akses informasi dan konsultasi yang lebih mudah.
Dalam siaran pers BEI pada 4 Mei 2026, peluncuran IDX Hotdesk disebut sebagai bagian dari empat agenda reformasi transparansi pasar modal. Agenda tersebut meliputi keterbukaan data kepemilikan saham di atas 1%, publikasi High Shareholding Concentration (HSC), peningkatan granularitas data investor KSEI, serta kenaikan batas minimum free float menjadi 15%.
BEI menyatakan langkah-langkah tersebut ditujukan untuk memperkuat kredibilitas dan akuntabilitas pasar modal. Melalui rangkaian agenda ini, BEI menekankan pentingnya ketersediaan data dan informasi yang lebih terbuka bagi pemangku kepentingan.
IDX Hotdesk dapat diakses melalui email resmi dan disiapkan untuk memfasilitasi konsultasi serta akses informasi. Kanal ini juga membuka ruang komunikasi langsung antara pelaku pasar dan regulator, yang diharapkan dapat meningkatkan responsivitas terhadap dinamika pasar.

