Klaim Trump Dilengserkan Akhir Maret 2026 Tidak Terbukti, Video Viral Gabungkan Klip Berbeda

Klaim Trump Dilengserkan Akhir Maret 2026 Tidak Terbukti, Video Viral Gabungkan Klip Berbeda

Sebuah video yang beredar di Facebook sejak 30 Maret 2026 memuat klaim bahwa Partai Demokrat dan Partai Republik bersatu untuk melengserkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui pemakzulan. Video berdurasi 1 menit 5 detik itu menampilkan potongan demonstrasi besar serta cuplikan anggota DPR yang terlihat menentang Trump, disertai narasi berupa terjemahan berita berbahasa Inggris yang dibacakan pengunggah.

Unggahan tersebut menarik perhatian warganet dengan sedikitnya 2.600 tanda suka, 696 komentar, dan telah dibagikan lebih dari 1.100 kali. Namun, hasil penelusuran menunjukkan klaim pemakzulan Trump oleh koalisi dua partai pada akhir Maret 2026 tidak memiliki dasar laporan resmi.

Verifikasi dilakukan melalui pencarian gambar terbalik dan penelusuran berbagai pemberitaan kredibel. Hasilnya, tidak ditemukan laporan resmi yang menyatakan Donald Trump telah dilengserkan oleh Partai Republik maupun Partai Demokrat. Meski demonstrasi besar memang terjadi di Amerika Serikat, klaim persatuan kedua partai untuk menggulingkan presiden tersebut tidak terbukti.

Sejumlah bagian video yang beredar juga diketahui merupakan gabungan dari klip peristiwa berbeda. Salah satunya berasal dari acara di kediaman Trump di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, pada 22 Desember 2025, ketika Trump didampingi Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Menteri Angkatan Laut John Phelan. Dalam kesempatan itu, Trump mengumumkan rencana produksi dua unit kapal perang kelas Trump.

Klip lain memperlihatkan Senator Partai Demokrat Chuck Schumer membacakan penolakan terhadap rancangan undang-undang anggaran belanja usulan Partai Republik. Potongan tersebut identik dengan video berita Agence France Presse bertanggal 1 Oktober 2025.

Ada pula cuplikan yang berasal dari wawancara jalanan kreator konten Chris Miglioranzi melalui akun Instagram @respectable_youngman pada 19 Oktober 2025. Dalam video aslinya, Miglioranzi menanyakan kepada para demonstran apa yang akan mereka sampaikan kepada Trump bila bertemu langsung.

Sementara itu, klip yang menampilkan lautan massa demonstran diketahui berasal dari kanal YouTube resmi MSNBC saat demonstrasi bertajuk “No Kings” pada 20 Oktober 2025.

Dalam perkembangannya, gerakan “No Kings” memang dilaporkan semakin masif memprotes kepemimpinan Trump. Aksi yang disebut bermula pada Juni 2025 itu mencapai puncak pada 28 Maret 2026, dengan klaim melibatkan 8 juta warga di 3.100 titik di 50 negara bagian, dan Minnesota disebut sebagai episenter. Melalui situs resminya, gerakan tersebut menyoroti isu penangkapan imigran hingga agresi militer ke Iran yang disebut dimulai sejak 28 Februari 2026.

Gelombang protes turut memicu desakan pemakzulan. NBC News melaporkan senator-senator Partai Demokrat semakin vokal menyuarakan pencopotan Trump. Bahkan, politikus Partai Republik Marjorie Taylor Greene disebut menyerukan penggunaan Amandemen ke-25 untuk mengganti presiden.

Meski demikian, penelusuran menyimpulkan klaim bahwa Presiden AS Donald Trump telah dimakzulkan oleh Partai Republik dan Partai Demokrat pada akhir Maret 2026 adalah keliru.